Noviar Dikukuhkan Sebagai Ketua PGRI Pasaman

ketua
Pasamanan, SuhaNews – Drs. Noviar,MM terpilih sebagai Ketua PGRI Kabupaten Pasaman masa bakhti 2020-2025, dalam Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI)  Tahun 2021, Kamis, (19/08/2021) di Kogusda Lubuk Sikaping

“Konferensi PGRI Kabupaten Pasaman seharusnya dugelar pada  April l 2020, namun karena Pandemi Covid-19, baru sekarangn bisa digelar,” ujar Syaiful Amri, Ketua Panitia Penyelenggara Konferensi  PGRI Kabupaten Pasaman tahun 2021.

Baca juga: Hari Guru, PGRI Kab. Solok gelar Seminar

Jumlah anggota PGRI Kabupayten Pasaman saat ini, jelas Syaiful Amri, sekitar 3.000 orang yang terdiri dari PNS dan non PNS, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

“Karena Covid-19, maka peserta Konferensi PGRI Kabupaten Pasaman Tahun 2021 dibatasi, hanya 100 orang, yang terdiri dari pengurus ranting kecamatan, pengurus cabang kecamatan, dan pengurus PGRI Kabupaten Pasaman,” jelas Syaiful Amri.

Ketua terpilih Drs.Noviar,MM, merupakan Ketua Pengganti Antar Waktu periode 2015-2020, karena Emdison,M.Pd., selaku Ketua PGRI mengundurkan diri karena mengikuti pemilihan Legislatif.

Noviar mengatakan bahwa kepanitiaan Konferensi PGRI Kabupaten Pasaman sudah dibentuk pada 25 Februari 2020, namun karena mewabahnya Covid-19 sehingga baru terselenggara sekarang/

Ketua PGRI Sumbar, Drs. Darmalis,M.Pd menyampaikan sejarah berdirinya PGRI, dimana  PGRI lahir setelah 100 hari Indonesia Mardeka.

“Anggota PGRI terdiri dari guru Taman Kanak Kanak sampai dosen,” jelas Darmalis.

Karena itu diharapkan agar pengurus PGRI cabang untuk aktif memberikan sosialisasi dan pencerahan kepada anggota PGRI ranting sehinga mereka memahami tugas dan fungsi PGRI.

Sementara Bupati Pasaman, Benny Utama yang membuka acara secara resmi berharap PGRI  bisa mewujudkan Masyarakat Kabupaten Pasaman yang lebih baik dan bermarabat.

“Untuk menjawab tantangan tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Pasaman membuat suatu kebijakan, untuk menggratiskan biaya pendidikan sampai ke tingkat SLTA/Madrasah,” jelas Benny Utama.

BACA JUGA  Bertambah Satu Lagi, Famili NS, Warga Panyalaian, Tanah Datar Positif Covid-19

Pemkab Pasaman berupaya meningkatkan kualitas dan kompetensi guru melalui pelatihan, workshop, dan Bimtek. Anggarannya telah diakomodir dalam RPJMD Kabupaten Pasaman 2021-2026.

“Saya berharap, guru busa memberikan contoh dan tauladan di tengah-tengah masyarakat di manapun berada terutama dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19,” Kata Benny Utama.

Konferensi PGRI Kabupaten Pasaman, yang ditutup secara resmi oleh Sabar AS, Wakil Bupati Pasaman juga dihadiri oleh Ali Yusri  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (*)

Baca juga: Konferensi PGRI Kab. Solok, Bupati Usulkan Pembangunan Gedung PGRI

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBupati Andri Warman Kukuhkan Pengurus SAPENA Agam Periode 2021-2026
Artikel berikutnyaMulai 1 September, Pasaman Barat Larang Pesta Pernikahan