Operasi Yustisi, Petugas Razia Temukan Pelanggar Membawa Jiregen Tuak

SuhaNews — Petugas Covid-19 Kota Payakumbuh mendapati seorang pendara yang tidak menggunakan masker, membawa 6 buah jeriken tuak, saat melakukan operasi yustisi penergakan perda AKB di sekitar kawasan Pasar Ibuh, Sabtu (24/10).
Kepala Satpol PP Payakumbuh, Devitra menyebutkan, warga yang tertangkap ini mengaku tuak tersebut hendak dibawa ke kawasan Labuah Basilang Kota Payakumbuh.

“Warga ini, ada dua perda yang dilanggarnya. Untuk Perda AKB, tadi dia memilih sanksi administrasi dengan membayar denda sebesar Rp.100ribu, tertapi penegakan Perda 12 Tahun 2016 tetap kita laksanakan, dia kita tuntut ke pengadilan karena telah tertangkap tangan membawa minuman keras, jumlahnya lumayan banyak pula,” kata Devitra.

Sementara itu, dari Razia AKB, ada sebanyak 54 orang terjaring razia, 6 diantaranya memilih sanksi administrasi dengan membayar denda dan sisanya melakukan kerja sosial.

Salah satu warga, Tari kepada media menyampaikan apresiasi kepada petugas Covid-19 atas razia yang dilakukan tersebut. Menurutnya setidaknya operasi yustisi ini tak hanya dapat melawan Covid-19, juga melawan bentuk pelanggaran terhadap perda lainnya, termasuk perda Pekat ini.

“Mantap ini pak, udah ndak pakai masker malah bawa tuak juga, rusak kampung kita sama aksi orang seperti ini, kami selaku warga menyampaikan terimakasih atas penegakan yang Satgas Covid-19 lakukan. Jangan biarkan Covid-19 menyebar dan Maksiat merajalela,” ungkapnya.

Editor : Lim sumber : dekadepos. com

Baca juga :

Facebook Comments

loading...