Pemkab Pesisir Selatan Akan Tawarkan Kerjasama dengan Arab Saudi

pesisir
Jpeg
Pesisir Selatan, SuhaNews – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan, akan  dikunjungi oleh Kedutaan Besar (Kedubes) dari Arab Saudi, Senin 31 Januari 2022.
“Pemerintah Pessel akan menawarkan potensi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandeh dan sejumlah peluang investasi lainnya,” ujar Sekretaris Daerah Pesisir Selatan, Mawardi Roska.
Pemkab, jelas Mawardi Roska, tengah menyiapkan proposalnya. Proposal ini akan disampaikan pada pertemuan 31 Januari 2022 tersebut di Baga Resort, Mandeh.
“Secara administrasi, tambah Mawardi Roska, KEK Mandeh sudah lengkap, mulai dari perizinan hingga AMDAL yang sebelumnya dibantu Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi.

“Masyarakat setempat juga telah menyepakati pembebasan lahan seluas 412 Hekatre untuk kepentingan pembangunan kawasan. Sedangkan biaya pengadaan diserahkan pada pengembang,” ujar Sekda.

Selain KEK, kata Sekda, Pemerintah Pesisir Selatan juga bakal menawarkan potensi pengembangan energi baru dan terbarukan di daerah itu. Salah satunya adalah Pembangkit Tenaga Listrik Mini Hidro (PLTMH).

Apalagi dalam pertemuan bilateral dengan pemerintah pusat, pemerintah Arab Saudi sangat mendukung rencana keseriusan Indonesia dalam pengendalian pemanasan global. Bahkan sepakat dijadikan isu utama dalam pertemuan G-20 nantinya.

“Kita mempunyai 22 sungai, dengan potensi nyaris 100 MW dan kini sudah ada beberapa diantaranya yang telah beroperasi,” terangnya.
Pemerintah kabupaten, papar Mawardi Roska, juga akan menawarkan industri pengolahan bidang perikanan dan perkebunan untuk gambir.
Pesisir Selatan memiliki potensi perikanan sangat besar, dengan garis pantai hingga 246 Kilometer.

Begitu juga dengan industri olahan gambir yang didukung dengan total luasan kebun ratusan ribu Hektare, dengan kualitas getah terbaik di Indonesia.

Selama ini, gambir milik petani hanya dijual dalam bentuk setengah jadi.

BACA JUGA  Peduli Almamater, Alumni PSA Serahkan Kostum Olahraga

“Pusat pengolahan perikanan dan gambir ini rencananya dipusatkan di Kecamatan Batang Kapas atau Kecamatan Sutera, karena keduanya lebih dekat dengan sentra produksi,” ujar Mawardi Roska. (*)

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakWalikota Deri Asta Kunjungi Balai Besar Tekstil di Bandung
Artikulli tjetërHendri Septa Semai Ribuan Benih Ikan Garing di Lubuk Lintah