Pemkab Solok Gelar Rakor Kearsipan Bagi OPD

Pemkab Solok Gelar Rakor Kearsipan Bagi OPD
Arosuka, SuhaNews –  Masih banyak organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum serius mengelola arsip, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok menggelar rapat koordinasi (Rakor) dan sosialisasi penyelenggaraan kearsipan di Ruang Solok Nan Indah, Arosuka, Rabu (18/3).

Rakor kearsipan ini dibuka oleh oleh Bupati Solok, H. Gusmal,. dan dihadiri oleh Direktur Akuisisi Arsp Nasional Rudi Anton, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar, Wardarusmen, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Solok, Nofiarman, para kepala SKPD, Camat, kepala Puskesmas, wali nagari dan kepala sekolah.

“Undang-undang No.43 tahun 2009 tentang Kearsipan dan Peraturan Pemerintah No.28 Tahun 2012 tentang pelaksanaan Undang-undang No.43 Tahun 2009 tentang kearsipan perlu dipahami secara baik,” ujar Bupati Solok, H. Gusmal.

Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota, jelas Bupati Gusmal, merupakan Penyelenggara Kearsipan yang sesuai dengan Peraturan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“Berdasarkan Undang-undang No. 43 tahun 2009 tersebut, Arsip dapat dibagi menjadi dua bagian,” papar Gusmal.

Arsip Dinamis adalah arsip yang dipergunakan secara langsung dalam perencanaan, pelaksaan, penyelenggaraan kehidupan berbangsa pada umumnya atau dipergunakan secara langsung dalam penyelenggaraan administrasi negara.

Kemudian Arsip Statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi secara langsung oleh Arsip Nasional Republik Indonesia Arsip diserahkan ke Lembaga Kearsipan Daerah (Dispersip).

“Pengelolaan Kearsipan di SKPD belum berjalan optimal sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh ANRI,” jelas Gusmal.

Diharapkan arsip di SKPD, harap Gusmal, perlu berpedoman kepada Peraturan Bupati No. 22 Tahun 2010 tentang Naskah Dinas dan Alur surat. Kemudian penyimpanan arsip pedomani Peraturan Bupati No. 44 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan Kearsipan.

BACA JUGA  Sanggar Carano Pusako Tanjung Balik Ikut Festival Kesenian Menyonsong Alek Gadang Kab. Solok

“Pengelolaan arsip statis ikuti Peraturan Bupati No. 36 Tahun 2018,” jelas Gusmal.

Rapat koordinasi dan Sosialisasi penyelenggaran kearsipan ini, papar Gusmal, diharapkan dapat menambah wawasan, pemahaman kita semua yang berujung pada penyelamatan arsip sendiri.

“Semua SKPD agar menyerahkan arsip statisnya ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan sesuai dengan Jadwal Retensi Arsipnya masing-masing,” tambah Gusmal.

Sementara Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumbar, Wardarusmen mengatakan bahwa arsip merupoakan  rekaman kegiatan dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi yang diterima dan yang diciptakan oleh lembaga pemerintah, lembaga pendidikan perseorangan termasuk ormas, parpol, perusahaan, badan usaha.

“OPD Provinsi maupun Kabupaten masih belum komit atau belum serius dalam penyelengaraan kearsipan di  tempatnmya masing-masing,” ujar Wardarusmen.

Sedangkan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Solok, Nofiarman  menegaskan bahwa Arsip merupakan alat bukti autentik, terpecaya dan handal bagi Perangkat Daerah dalam mempertanggungjawabkan setiap kegiatan yang dilaksanakan.

“Pembuktian bahan pertanggungjawaban itu akan berjalan lancar apabila arsip yang tercipta mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi kegiatan dikelola dengan baik dan benar,” tambah Nofiarman. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...