Pengadilan Negeri Koto Baru Eksekusi 2 Rumah di Aia Angek Koto Anau

Pengadilan Negeri Koto Baru Eksekusi 2 Rumah di Aia Angek Koto Anau
Arosuka, SuhaNews. Panitera Pengadilan Negeri Koto Baru kembali melakukan Eksekusi atas objek perkara perdata yakni dengan pemohon Diswar Marah Kayo Dkk yang berlawanan dengan termohon Sita Dkk berupa dua rumah semi permanen seluas 500 M2 yang berlokasi di Jorong Aia Angek Nagari Koto Gadang Koto Anau, kec. Kembang Jaya Kab. Solok, Senin (12/07).

Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho,SH,Sik,Msi melalui Kabag Ops Polres Solok AKP Omri Yan Sahureka, SH.S.I.K, menyampaikan bahwa eksekusi itu dilakukan dengan pembokaran dua unit rumah semi permanen yang dihuni oleh termohon Sdri. SITA, Sdr. MAN TUNGGEK (Suami Termohon Eksekusi) dan adik perempuannya  Sdri.NENGSIH”.

Namun jelas Kasat, pihak termohon eksekusi meminta untuk dilakukan mediasi terkait permintaan pembongkaran objek Perkara sampai tanggal 25 Juli 2021 dengan meminta mengosongkan barang – barang termohon tetapi pihak pemohon eksekusi Sdri.Hj Nurlela tidak bersedia dan objek harus dieksekusi hari ini.

“Eksekusi dapat dilakukan dengan menggunakan alat escavator mini warna hijau merk Kobelco yang mana objek telah memiliki putusan yang berkekuatan hukum tetap (Inkracht), dengan Putusan Pengadilan Negeri Koto Baru Nomor : 23/Pdt.G/2014PN.Kbr, Putusan Pengadilan Tinggi Padang Nomor : 137/PDT/2015/PT.PDG, Putusan Mahkamah Agung Nomor : 1266 K/Pdt/2016.”,sebutnya.

“Pelaksanaan eksekusi selesai pukul 15.10 WIB dan berjalan dengan aman serta kondusif tanpa terjadi sesuatu apapun yang bersifat fatal dilapangan,baik dari warga maupun dari personel Polres Solok yang mengamankan jalannya eksekusi , meski cuaca sempat diguyur hujan saat pelaksanaan”, tutup Kabag Ops Polres Solok AKP Omri Yan Sahureka ,SH, S.IK.

Sementara Penetepan putusan eksekusi dibacakan oleh Zulkifli. SH,adapun isinya yaitu Mengabulkan permohonan eksekusi / pengosongan objek Perkara Hj.Nurlela dulunya sebagai para Penggugat / Para Terbanding / Pemohon Kasasi / Pemohon Eksekusi, memerintahkan Panitera Pengadilan Negeri Koto Baru untuk menjalankan pekerjaan ini, jika berhalangan diganti dengan penggantinya yang sah sebagai jurusita dengan dibantu oleh 2 (dua) orang saksi untuk melaksanakan pekerjaan ini didampingi dengan anggota Kepolisian sebagai pengamanan.

BACA JUGA  Hilang Saat Buang Air, Ade Ditemukan Meninggal di Batang Tarusan

Kemudian dilanjutkan dengan pemancangan plang dari pengadilan Negeri Koto Baru sebanyak 1 (satu) plang yang bertuliskan, “Dilarang masuk Tanah ini milik Hj.Nurlela Suku Tanjung (Payobada Nagari Koto Gadang Koto Anau) tanggal 12 Juli 2021”.

Pelaksanaan eksekusi dihadiri oleh anggota Panitera Pengadilan Negeri Koto Baru sebanyak 6 (Enam) orang, Walinagari Koto Anau Edi Setiawan beserta perangkat Nagari, Pihak Pemohon eksekusi Diswar Marah Kayo Pgl Cidik, dkk sebanyak 10 (Sepuluh) orang, Pihak Termohon eksekusi An.Sita dkk sebanyak 20 orang (Dua Puluh)

Dalam pelaksanaan eksekusi, personel Polres Solok yang telah disprintkan oleh Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho.SH, S.IK,M.Si dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Solok AKP Omri Yan Sahureka, SH.S.I.K dan diikuti oleh Kasat Intelkam Polres Solok AKP Drs. Tarmizi, A, MH, Kasat Reskrim Polres Solok diwakili oleh Kanit I Sat Reskrim IPDA Habib Fuad Alhafsi.S.Tr.K, Kasat Binmas Polres Solok AKP Raplen, Kasat Samapta Polres Solok IPTU Azwari Siregar, Kapolsek Lembang Jaya IPTU Defrianto, SH.MH, KBO Sat Intelkam IPTU Yudison.MH, team Negosiator Polres Solok, Anggota Dalmas Awal dan Lanjutan Polres Solok dan Personil Gabungan Satuan Fungsi Polres Solok.

reporter : Dedi editor : Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaWabup Pesisir Selatan: ASN Hendaklah Berikan Pelayanan Publik Secara Profesional
Artikel berikutnyaWarga Binaan Lapas Klas IIB Lubuk Basung Ikuti Pelatihan Kemandirian