Perkuat Kemaslahatan Umat, Kemenag Bukittinggi Tanda Tangan PKS Bersama BSI dan BPJS Ketenagakerjaan

Bukittinggi, SuhaNews | Mewujudkan kemaslahatan umat tidak cukup hanya melalui pelayanan keagamaan, tetapi juga perlu didukung oleh penguatan ekonomi dan perlindungan sosial masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi menjalin kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bukittinggi dan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, Selasa (20/10/2026).

Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi lintas lembaga untuk menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada administrasi dan kelembagaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat akses layanan keuangan syariah, memperluas perlindungan sosial ketenagakerjaan, serta mendorong pemberdayaan ekonomi umat secara berkelanjutan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Irwan, menegaskan bahwa penandatanganan perjanjian kerja sama harus menjadi awal dari pelaksanaan program konkret yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.

Menurutnya, setiap bentuk kolaborasi antarlembaga perlu dibangun di atas komitmen bersama, sehingga kesepakatan yang ditandatangani tidak berhenti sebagai dokumen formal, tetapi diwujudkan melalui program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melakukan penandatanganan kerja sama dengan BSI dan BPJS Ketenagakerjaan. Ini bukan sekadar penandatanganan nota kesepahaman, tetapi harus benar-benar diwujudkan melalui program nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami juga mengajak BSI dan BPJS Ketenagakerjaan untuk bersama-sama mendukung program pemberdayaan ekonomi umat di Kota Bukittinggi,” ungkap H. Irwan.

Ia menjelaskan, Kemenag Kota Bukittinggi terus berupaya menghadirkan program yang menjawab kebutuhan umat, baik melalui pembinaan kehidupan beragama maupun penguatan kapasitas sosial dan ekonomi masyarakat. Sejumlah program yang telah dilaksanakan di antaranya pembinaan pesantren di lembaga pemasyarakatan (lapas) serta pembentukan kelompok penyelenggara jenazah di setiap kelurahan.

BACA JUGA  KSM 2021, Siswi MIN 3 Agam Menjadi Duta ke Tingkat Sumbar

Selain itu, Kemenag Kota Bukittinggi juga tengah mempersiapkan proyek perubahan berupa penyuluhan dan pemberdayaan ekonomi umat. Program ini diharapkan dapat memperkuat peran penyuluh agama sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat, sehingga nilai-nilai keagamaan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan.

“Melalui sinergi ini, kita ingin membangun masyarakat yang kuat ekonominya dan sehat agamanya. Karena itu, mari saling mendukung dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing agar kehadiran lembaga kita benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat,” ajaknya.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi, Iddial Caniago, menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berkolaborasi dengan Kemenag Kota Bukittinggi dalam memperluas manfaat perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah kerja sama tidak semata-mata ditentukan oleh kesepakatan yang dibuat, tetapi juga oleh kontribusi dan manfaat yang dihasilkan bagi sesama.

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. Kami siap berkolaborasi dengan Kemenag untuk menghadirkan program dan layanan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Komitmen serupa disampaikan Kepala Cabang BSI Bukittinggi, Dicky Satria. Ia menyatakan kesiapan BSI untuk memberikan pelayanan terbaik di bidang keuangan syariah serta mendukung program-program keagamaan dan pemberdayaan yang dilaksanakan Kemenag Kota Bukittinggi.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi peluang untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan syariah sekaligus memperkuat dukungan terhadap berbagai inisiatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat.

Melalui kerja sama tersebut, Kemenag Kota Bukittinggi berharap terbangun kolaborasi berkelanjutan yang mampu mengintegrasikan penguatan kehidupan beragama, pemberdayaan ekonomi, dan perlindungan sosial. Sinergi ini juga diharapkan membuka ruang bagi lahirnya program-program inovatif yang menjangkau kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan dan pendampingan.

Pada hakikatnya, kemaslahatan umat merupakan tujuan bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kemenag dengan peran pembinaan kehidupan beragama, BSI melalui layanan keuangan syariah, serta BPJS Ketenagakerjaan melalui perlindungan sosial ketenagakerjaan diharapkan dapat saling melengkapi dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas.

BACA JUGA  Kakan Kemenag Bukittinggi Ajak Guru MTsN 2 Tingkatkan Kompetensi

Dengan demikian, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini bukan sekadar momentum penguatan hubungan kelembagaan, melainkan juga ikhtiar bersama untuk membangun masyarakat Kota Bukittinggi yang religius, mandiri secara ekonomi, terlindungi dalam bekerja, serta semakin sejahtera.

Kemaslahatan umat menjadi tujuan, kolaborasi menjadi jalan, dan manfaat nyata bagi masyarakat menjadi ukuran keberhasilan (*/Syafrial)

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News