Pesona Nabi Yusuf Digambarkan Lengkap di Dalam Al-Qur’an

Pesona Nabi Yusuf Digambarkan Lengkap di Dalam Al-Qur'an
ilustrasi
Kisah Nabi Yusuf alaihis-salam (AS) patut menjadi teladan bagi kaum Muslimin. Bahkan salah satu kisah Nabi yang digambarkan paling lengkap di dalam Al-Qur’an.

Kisah Nabi Yusuf diabadikan dalam Al-Qur’an surat ke-12, yaitu surat Yusuf dikisahkan kehidupan suka dan duka Nabi Yusuf. Salah satunya dipaparkan bahwa saudara-saudara Nabi Yusuf merasa iri dengan ketampanan dan kecerdasan Nabi Yusuf sehingga mereka mendorong Nabi yang mulia itu jatuh masuk ke dalam sumur.

“Ketika Nabi Yusuf berada dalam sumur datanglah sekelompok musafir. Dalam QS. Yusuf ayat 19 dijelaskan bahwa ada musafir datang kemudian salah seorang dari musafir itu menimba air kemudian dia menurunkan timbanya, ternyata ada anak kecil di sana,” tutur Aulia Abdan Idza Shalla dikutip dari Laman Muhammadiyah, Rabu (3/3/2021).

Baca juga: Kisah Matematikawan yang Menguji Kebenaran Alquran

Gerombolan musafir tersebut kemudian membawa Yusuf ke Mesir dan menjualnya sebagai budak. Nabi Yusuf dibeli salah seorang al-Aziz, bangsawan Mesir. Setelah Nabi Yusuf tumbuh dan berkembang, aura ketampanannya semakin memancar. Suatu ketika, istri majikan Yusuf yang bernama Zulaikha menggodanya.

“Karena Nabi Yusuf memiliki kemurnian akidahnya, keteguhan agamanya, bayangkan sudah di kamar, berdua sudah ditutup. Di sinilah pembuktian keimanan Nabi Yusuf dan mampu mengendalikan diri seraya mengucapkan ‘Aku berlindung kepada Allah’,” ujar Aulia Abdan Idza Shalla yang juga anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah ini.

Nabi Yusuf yang menolak akhirnya memilih pergi, namun Zulaikha menarik bajunya dari belakang hingga robek. Zulaikha mengadu kepada suaminya dan menyebut bahwa Yusuf telah menggodanya. Berkat adanya seorang saksi dan tak ada bukti, Yusuf tak jadi dihukum. Akan tetapi peristiwa ini berujung viral di seantero Mesir saat itu.

BACA JUGA  Wakaf Al Qur'an, Program dari Komunitas Sosial Ukhuwah Nagari Cupak

Akhirnya, keadaan itu membuat Zulaikha merasa geram dan berniat menjelaskan kepada semua orang tentang alasan mengapa dirinya jatuh cinta kepada Nabi Yusuf as. Zulaikha berpikir keras bagaimana cara agar alasannya bisa dimaklumi orang-orang yang telah menyudutkannya.

“Kemudian karena mendengar berita dan desas-desus tersebut, istri dari al-Aziz itu mengundang para perempuan untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah, yang salah adalah Nabi Yusuf, kenapa dia terlalu tampan,” ujar Abdan.

Suatu hari, Zulaikha mengundang banyak perempuan ke rumahnya untuk jamuan makan. Sontak saja tamu-tamu perempuan itu terperangah saat Nabi Yusuf berjalan di depan mereka. Para tamu yang melihat ketampanan Yusuf itu membuat hati dan pikiran dibuat kagum dan terlena karenanya. Hingga akhirnya sekumpulan perempuan itu secara tak sadar mengiris-ngiris jarinya.

Namun pada akhirnya Zulaikha mampu menepis pendapat orang-orang di sekitarnya.

Zulaikha mampu membuktikan siapa saja perempuan yang memandang Nabi Yusuf AS pasti akan jatuh cinta juga pada lelaki itu.

(Tulisan ini sudah tayang di Okezone.com dengan judul yang sama).
Baca juga:Kisah Ustadz Kampung dan Tahniah

Facebook Comments

loading...