Polisi Ungkap Penyebab Meninggalnya Mahasiswa Unand

Polisi Ungkap Penyebab Meninggalnya Mahasiswa Unand
Kapolsek Pauh, Kompol Hamidi. Foto : Langgam,id
SuhaNews.  Setelah melakukan penyelidikan atas meninggalnya mahasiswa Unand di tempat kosnya di Jalan Bandes RT 1 RW 6, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Padang, Sabtu (7/3/2020). Polisi dari Polsek Pauh kota Padang ungkap penyebabnya.

Sebagaiman dilansir Langgam.id, Kepolisian memastikan mahasiswa Universitas Andalas (Unand) berinisial FD (21) yang meninggal di indekos beberapa hari lalu bukan karena berlebihan minum obat atau overdosis obat. FD yang merupakan mahasiswa fakultas hukum itu dinyatakan meninggal karena sakit kepala.

Kapolsek Pauh Kompol Hamidi mengatakan dari hasil identifikasi polisi pada jenazah korban tidak ditemukan indikasi di luar batas. Lokasi penemuan korban meninggal hanya ditemukan botol air mineral termasuk minuman sachet berupa energen.

“Sebelumnya, mahasiswa ini memang ke rumah sakit karena sakit kepala, itu ada bukti ke rumah sakit. Kami sendiri tidak menemukan indikasi overdosis,” ujar Hamidi di wawancara di mapolsek, Selasa (10/3/2020).

Berita Terkait : Florianza, Mahasiswa UNAND Meninggal di Kamar Kos

Ia mengungkapkan isu mahasiswa tersebut meminum obat berkembang dari keterangan pihak sepupu korban. Namun upaya minum obat itu berlangsung seminggu sebelum korban meninggal.

“Bukan di saat meninggal. (Jadi) meninggal tidak ditemukan indikasi overdosis. Ini murni karena sakit, pihak keluarga mengakui. Almarhum ini harusnya dirawat, tapi pulang. Keluhannya sakit kepala,” katanya.

Polisi masih tetap menunggu hasil visum dari rumah sakit. Namun untuk sementara korban dinyatakan meninggal karena sakit kepala. Pihak keluarga pun menolak untuk diautopsi.

“Karena keluarga sudah mengikhlaskan. Korban memang ada riwayat sakit, pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak diautopsi. Kalau overdosis pasti disaat diminum meninggal, tapi ini korban meninggal setelah seminggu. Obat juga tidak ditemukan di lokasi oleh polisi,” tuturnya.

BACA JUGA  Tanah Datar Salurkan Bantuan Sosial Pendidikan Rp1. 2 Milyar

Sebelumnya, mahasiswa semester lima ini ditemukan meninggal di indekos yang dihuninya di kawasan Jalan Bandes, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumbar, Sabtu (7/3/2020) malam.

Meninggalnya mahasiswa ini membuat buncah masyarakat sekitar. Masyarakat ramai memadati indekos korban. Usai dievakuasi tim Inafis, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang.

Informasinya, keesokan harinya, jenazah korban langsung dibawa ke Tangerang untuk dimakamkan. Orang tua korban telah merantau di Tangerang, meskipun korban merupakan asal Kota Sawahlunto. Red

Sumber : Langgam.id

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaDharma Wanita Persatuan Kota Bukittinggi Juara Lomba E – Reporting
Artikel berikutnyaIrfan, Korban Kebakaran di Tembok Solok Meninggal Dunia