Sadis, Cegah ibunya Diperkosa, Bocah 9 Tahun Tewas Dibacok Pelaku

bocah
SuhaNews – Cegah ibunya diperkosa, Bocah 9 tahun meregang nyawa dengan 10 luka bacokan dan tusukan  di Kecamatan Bireum Bayeun, Kabupaten Aceh Timur,  Aceh. 

Jenazah bocah malang tersebut ditemukan mengapung di sungai masih dalam kawasan desa korban tinggal, pada Minggu (11/10/2020). Sementara permerkosa dan pembunuh berhasil diamankan polisi dengan timah panas.

“BPBD dan masyarakat berhasil menemukan mayat korban berinisial R yang mengapung di seputaran sungai Birem Bayeun dalam keadaan masih memakai pakaian lengkap,” ujar Kasatreskrim Polres Langsa, Iptu Arief Sukmo Wibowo, Minggu (11/10/2020) sebagaimana dilansir dari indeksnews. com.

Ttim langsung mengevakuasi jenazah ke rumah sakit untuk pemeriksaan visum et repertum. Hasil visum diketahui bahwa anak tersebut mengalami 10 luka bacokan dan tusukan di sekujur tubuh. Bocah tersebut dibawa kabur pelaku usai memperkosa ibunya.

“Minggu pagi, (11/10)  sekitar pukul 09.00 WIB, polisi dibantu masyarakat berhasil menangkap SB (46 tahun),” jelas Iptu Arief Sukmo Wibowo,

Saat dilakukan penangkapan,  pelaku sempat melakukan perlawanan sehingga petugas memberikan tembakan peringatan agar pelaku menyerahkan diri kepada kepolisian,” katanya.

Kasus kejahatan seksual yang cukup sadis dan pembunuhan itu bermula ketika seorang pria berinisial SB masuk ke dalam rumah DA di Bireum Bayeun, pada Jumat (9/10) malam.

DA saat itu hanya berdua dengan anak laki-lakinya yang berusia 9 tahun. Sedangkan suaminya sedang tidak berada di rumah.

Pelaku berusaha memperkosa DA, namun dicegah oleh anak korban. Pelaku lantas membacok anak tersebut dan selanjutnya memperkosa DA. Sesudah itu, pelaku melarikan diri dengan turut membawa anak DA yang mengalami luka bacok.

“Pelaku pembunuhan bocah R (9) yang mencegah ibunya diperkosa ditembak polisi karena melawan usai ditangkap di Banda Aceh. Pelaku S (46) didor di bagian kakinya,” ujar Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo kepada detikcom, Senin (12/10/2020), sebagaimana dilansir dari detik.com.

Pelaku melawan saat dibawa ke Polres. Akhirnya petugas melumpuhkan pelaku dengan tembakan ke arah kaki sebanyak tiga kali,” kata Arief.

Arief menjelaskan, saat ditangkap di perkebunan tak jauh dari lokasi kejadian, S juga sempat melawan. Dia memegang samurai.

Polisi terpaksa melakukan tembakan peringatan agar pelaku menyerah. S akhirnya dibekuk polisi serta masyarakat Kecamatan Bireuem Bayeun, Aceh Timur sekitar pukul 09.00 WIB, Minggu (11/10) kemarin.

Usai ditangkap, S dibawa ke Polres Langsa untuk menjalani pemeriksaan. Dalam perjalanan itulah S kembali melakukan perlawanan.

“Saat ini pelaku bersama dengan barang bukti telah diamankan ke Polres Langsa untuk dilakukan penyidikan,” jelas Arief.

Sebelumnya, S diduga memperkosa DA (28) pada Jumat (9/10) malam. Aksinya itu dipergoki korban R dan dia mencoba mencegahnya.

Pelaku S lalu membacok R dan memperkosa DA. Usai beraksi, S membawa lari R. Setelah dilakukan pencarian usai pelaku ditangkap, jenazah R ditemukan di sungai. Ada sepuluh luka bacok di tubuh bocah tersebut.

Sumber: indeksnews/detik.com

Baca juga:

Facebook Comments

loading...