Sawahlunto Belajar Pengelolaan Daur Ulang Sampah ke Sentul Recyle Center

belajar
Sawahlunto, SuhaNews – Pemko Sawahlunto belajar ke Sentul City Recyle Center di Kabupaten Bogor untuk menyiapkan bentuk pengelolaan daur ulang sampah dalam upaya mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sabtu 29 Januari 2022.

‘Kunjungan studi tiru ini dipimpin langsung Wali Kota Sawahlunto Deri Asta,” ujar Kepala Dinas Perumahan Kebersihan Pemukiman Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPKP2LH) Kota Sawahlunto Adrius Putra.

Baca juga: Atasi Persoalan Sampah, Pemko Padang Terima Dukungan dari CCF Norwegia dan UBH

Dalam kunjungan ini, jelas Adrius Putra, dipelajari pemanfaatan sampah organik menjadi bahan bakar energi baru terbarukan dan pemilahan sampah terpadu.

“Potensi itu bisa dikembangkan di Sawahlunto,” kata Adrius.

Wali Kota Sawahlunto meminta DPKP2LH untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan pengurangan sampah dari sumber dengan metode berbasis masyarakat antara lain dengan bank sampah dan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R).

“B ank sampah sedang kita intensifkan juga melalui kerja sama dengan sejumlah BUMN. Seperti dengan Tabungan Emas Pegadaian dan Program Ayo Menabung di bank sampah dengan tabungan BNI,” kata Adrius Putra.

Selain dengan BUMN, Adrius menyebut bank sampah juga dibentuk di sekolah dan pasar.

Wali Kota Sawahlunto Deri Asta mengatakan penanganan sampah di Sawahlunto didasari atas Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 40 Tahun 2018 tentang jakstrada pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga,.

Di samping itu ada jga Perwako Sawahlunto Nomor 86 Tahun 2019 tentang pengendalian penggunaan plastik.

“K ita belajar ke Sentul City Recyle Center ini untuk memperoleh ilmu, tips dan trik untuk keberhasilan dalam menangani sampah terutama proses daur ulangnya,” jelas Deri Asta.

BACA JUGA  Koperasi se-Kabupaten Agam Ikuti Workshop Peningkatan Kapasitas

Walikota ingin pengelolaan sampah di Sawahlunto bisa dibantu oleh APBN melalui DAK Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Dengan status sebagai kota wisata maka penting sekali bagi Kota Sawahlunto agar memiliki sistem pengelolaan sampah yang sesuai standar dan terpadu sehingga menciptakan kebersihan dan kenyamanan bagi wisatawan,” jelas Deri Asta.

Ketua Umum Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) Wildayanti menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan komitmen belajar yang ditunjukkan Wali Kota Deri Asta dan jajaran Pemkot Sawahlunto itu.

“T idak banyak kepala daerah yang begitu perhatian dan punya komitmen pada penanganan sampah seperti Wali Kota Sawahlunto ini. Kami senang pak Wali Kota dan rombongan mau belajar ke sini,” kata Wildayanti.

Dalam kunjungan ini, Walikota didampingi Kepala DPKP2LH Adrius Putra, Kepala Bidang Lingkungan Hidup DPKP2LH Heantomas dan Pejabat Fungsional Pengawas Lingkungan Hidup Andri Maha Putra. (*)

Baca juga: Buya Mahyeldi Instruksikan Pemda Harus Ikut Andil Mengelola Sampah

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakPerpres 82/2021, Matahari Bagi Pondok Pesantren
Artikulli tjetërPAIF Kemenag Bukittinggi Terima Surat Tugas 2022