“Sehari Menjadi Kamu” Program IPM Al Kautsar Libatkan 60 Santri

Sarilamak, SuhaNews – “Sehari Menjadi Kamu” program yang digagas Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) ranting Al Kautsar bekerjasama dengan IPM Harau, diikuti oleh 60 santri.

Program berupa pelatihan sehari menjadi guru di Ponpes Al Kautsar Sarilamak Kabupaten Lima Puluh Kota, pada Selasa, 19 Oktober 2021 yang lalu. Keseriusan dalam pelatihan ini tergambar dalam peran yang dilakoni masing-masing peserta.

Mudir Pondok Pesantren Al Kautsar, Dafri Harweli, saat membuka kegiatan ini menyampaikan dukungan dan mengapresiasi pengurus ranting IPM yang telah menggagas kegiatan kreatif Sehari Menjadi kamu ini. ”Kita berharap kegiatan ini bisa menjadi pelajaran bagi para santri, bahwa peran sebagai guru itu tidak mudah. Ada perjuangan berat yang mereka pikul,” jelas Dafri.

Dafri menyebut, bukan hanya peran guru yang ditonjolkan dalam kegiatan ini, tapi juga peran sebagai tenaga kependidikan, satpam, pegawai, tenaga kesehatan pondok dan lainnya. Keberadaan masing-masing profesi ini lah yang menjadi tujuan kegiatan yang hebat ini.

Selanjutnya pimpinan Al Kautsar ini berharap agar santri bisa mencontoh perjuangan yang dilakukan oleh para guru demi keberhasilan santrinya. Seorang guru memiliki kesabaran dan keikhlasan yang besar, sehingga santri bisa menghargai dan mejadikan guru sebagai teladan dalam kehidupannya.

Menutup sambutannya Dafri mengajak seluruh peserta untuk menghargai apapun profesi seseorang. “Jangan mengaggap enteng profesi yang dilakoni seseorang. Di mata kita mungkin terlihat mudah, namun kita tidak tahu bagaimana perjuangan yang dilakukannya hingga ke titik sekarang. Mungkin jika kita berada di posisi mereka, kita belum tentu mampu. Maka jagalah sikap saling menghargai,” tutup Daftri. Nauri/Nina | Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  di Lembang Jaya Serah Terima Kepala SMP Dihadiri Ketua MKKS
loading...
Artikel sebelumyaLaLiga Spanyol: Rayo Vallecano Tekuk Barcelona 1-0
Artikel berikutnyaEkonomi Politik Global Pasca Pandemi Covid-19