SuhaNews – Selasa (27/5) yang meruakan hari pertama jemaah haji Solok yang tergabung dalam kloter 13 Embarkasi Padang berada di tanah suci, langsung melaksanakan ibadah umrah yang dipandu oleh Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah.
Menaiki bus shalawat dengan nomor rute 01 dari hotel hotel Nasaem Almasher 310 Sektor 3 Daker Makkah yang berada di wilaya Sysyah, jemaah kloter 13 PDG menuju Masjidil Haram.

Bus shalawat 01 berhenti di terminal Syib Amir dan jemaah melanjutkan berjalan kaki menuju Masjidil Haram yang berjarak lebih kurang 500 meter. Meski cuaca lumayan panas, tapi tak surutkan semangat para jemaah melangkahkan kaki ditengah kepadatan kota Makkah saat musim haji ini.
Umrah secara bahasa, berarti ziarah. Sedangkan secara istilah, mengunjungi Baitullah (Ka’bah) dengan melakukan tawaf, sa’i dan bercukur demi mengharap keridhaan Allah SWT.
Adapun rukun Umrah dimulai dengan ihram/niat, thawaf, sa’i, bercukur/tahallul dan tertib. Rukun umrah tidak dapat ditinggalkan, bila ada rukun umrah yang tertinggal, maka umrah menjadi tidak sah.Wajib umrah terdiri dari ihram dan miqat.
Untuk ihram sudah dimulai sejak berangkat dari asrama haji Padang, sedangkan miqat dan niat dilafazkan saat berada di pesawat, lebih kurang satu jam sebelum pesawat mendarat di banadar King Abdul Aziz Jeddah.
Miqat artinya, tempat dan batas waktu dimulainya haji dan umrah. Untuk jemaah gelombang dua yang terlebih dahulu ke Madinah, miqatnya dilakukan di Masjid Bir Ali yang berada sekitar 11 km dari Masjid Nabawi, dilakukan jemaah saat dalam perjalanan dari Madinah ke Makkah.
Bila ada yang tertinggal wajib umrah, maka untuk sahnya harus membayar dam / memotong hewan ternak yang nanti dagingnya diserahkan pada yang berhak.
Setelah selesai melaksanakan umrah wajib ini, para jemaah tak langsung kembali ke hotel, tetapi terlebih dahulu menikmati suasana Masjidil Haram yang tidak pernah sepi dari umat muslim sepanjang waktu.

Selain beribadah, sebagian jemaah juga mengagumi arsitektur masjid yang menjadi kiblat umat Islam ini. Tak hanya jemaah dari Sumbar, tetapi jemaah dari berbagai belahan dunia memenuhi setiap sisi dan pelatan masjid. Sulman | Fendi
Berita Terkait :
- Sarapan pagi di Makkah, Jemaah Haji Solok / Kloter 13 PDG Nikmati Udara Tanah Suci
- Magrib di BIM, Jemaah Haji Kabupaten Solok Sampai di Jeddah Jelang Subuh
- Haji 2025, Sikembar dan Sibungsu yang Jadi Jemaah Haji Termuda
- Lambaian Tangan Masyarakat Kab. Solok Lepas Jemaah Haji ke Tanah Suci
- Jelang Keberangkatan Jemaah Haji Kab. Solok, Ini Himbauan Kakan Kemenag
- Kemenag Kab. Solok Persiapkan Keberangkatan Jemaah Haji 2025
- Operional Bus Shalawat Dihentikan Pukul 07.00 WAS, Jemaah Diimbau Solat Dihotel
- PPIH Siapkan Bus Shalawat untuk Jemaah Haji ke Masjidil Haram
- Gantikan Ibunya, Gadis 18 Tahun jadi Jemaah Haji Termuda
- Kemewahan Bus Miyor Holiday Manjakan 182 Jemaah Haji Kab. Dharmasraya



Facebook Comments