Setelah NS, Kini Suami, Ibu, Ayah, keponakan, dan Tenaga Kesehatan Juga Positif Covid-19

ns
Tenaga kesehatan covid-19 (ilustrasi)
SuhaNews – Pada awalnya hanya NS (29) yang terpapar covid-19, setelah itu suami, ibu,  keponakannya yang baru berusia 1 tahun, ayahnya juga positif terinfeksi, tenaga kesehatan di RSUD Padang Panjang. Kini ratusan warga Padang Panjang pun uji swab.

“Sebanyak 528 warga kota Padang Panjang telah diuji swab,” ujar Kepala DKK, Nuryanuwar dan Kadis Kominfo Kota Padang Panjang, Ampera Salim, Rabu (6/5/2020) sebagaima dilansir dari Spiritsumbar.com.

Dari 528 warga, jelas Nuryanuwar, sebanyak 358 diantaranya telah selesai pemeriksaannya oleh laboratorium Unand. Hasilnya, 19 orang positif covid-19, sebanyak 331 negatif, 8 inconclusif (tidak diketahui positif atau negatif), dan 170 lainya masih menunggu hasil swab test.

“Hasil uji swab yang inconclusif akan diulang lagi,” jelas Nuyanuwar.

Selain itu, masih ada  yang akan test swab bagi 150-200 orang lainnya. Uji swab terhadap ratusan warga yang mayoriras berasal dari tenaga kesehatan, berawal dari NS, warga Kabupaten Tanah Datar yang 4 kali berobat ke RSUD Padang Panjang.

“Sejak 25 April, NS dikarantina di RSUP. M.Djamil Padang, setelah dirujuk dari RSUD Padang Panjang,” jelas Nuyanuwar.

Padang Panjang yang pada awalnya masuk zona hijau, ternyata setelah tenaga kesehatan RSUD Padang Panjang yang pernah kontak dengan NS diuji swab, hasilnya 14 orang positif covid-19.

“Salah seorang dari tenaga kesehatan yang positifcorona juga menularkan kepada 4 orang kerabat dekatnya,” papar Nuyanuwar.

Sementara seorang positif lainya (pasien nomor 19) adalah warga yang baru masuk dari daerah pandemik, Jakarta. Beberapa hari karantina di BBI, pada Ahad (3/5/2020).

Pria yang beralamat di Kelurahan Guguk Malintang itu, dinyatakan sebagai pasien covid-19 tanpa gejala/OTG. Padahal, ketika baru masuk Padang Panjang suhu badannya cuma 36° celcius.

ayahDari klaster pasien nomor 19 ini telah terdata 10 orang yang pernah berhubungan dekat, diantaranya petugas yang menyambut dan mengantarkannya ke BBI. Semua harus uji swab.

Walikota Padang Panjang, Fadly Amran meminta satgas PPVC bertegas-tegas memberi tindakan kepada yang melanggar peraturan PSBB pada tahap kedua ini.

“Fase edukasi, himbauan dan peringatan sudah cukup, saatnya untuk memberi tindakan tegas bagi mereka yang tidak mentaati protokol kesehatan covid-19,”  ujar Walikota melalui Sekdako Sony Budaya Putra, dalam rapat gabungan Satgas PPVC, TNI/ Polri, BPBD dan lainnya, di Gedung M. Syafei, posko induk penanggulangan covid-19, Rabu (6/5/2020).  .

Pada PSBB tahap kedua ini, jelas Sekda Sony,  Satgas Covid -19 lebih meningkatkan penegakan disiplin kepada masyarakat yang mengabaikan imbauan Pemerintah dan mengesampingan Protokol Kesehatan.

Hingga Rabu (6/5/2020), warga  Padang Panjang yang positif covid-19, tercatat 19 orang, ODP-136 orang (habis masa karantina 130 orang), PDP 8 orang dengan rincian: 6 orang negative/sembuh, 1 orang Rapid Diagnostic Test /RDT negatif/ sembuh dan 1 orang meninggal di RSUP M. Jamil Padang dengan hasil lab negatif covid-19.

Editor: Wewe      Sumber: Spiritsumbar.com

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...