SMKN 1 Padang Panjang Lakukan Pembinaan Karakter

SMKN 1 Padang Panjang Lakukan Pembinaan Karakter
SMKN 1 Padang Panjang rutinkan salat Zuhur berjamaah di sekolah
Padang Panjang, SuhaNews – SMKN 1 Padang Panjang lakukan beragam kegiatan untuk pembinaan karakter siswa. Di samping selalu menggelar salat Zuhur berjemaah, pada siswa juga mengikuti beragan kegiatan pembinaan karaktrer di sekolah.

“Pendidikan karakter  menjadi ikon SMKN 1 Padang Panjang,” ujar Kepala SMKN 1 Padang Panjang,  Drs. H. Syafrizal.

Beberapa kegiatan karakter di bidang keagamaan yang dilaksanakan di SMK ini, seperti muhadharah   dan Tahfiz  setiap Jumat pagi. Siswa tahfiz akan melakukan setoran ayat lquran di Musala. Bahkan sekolah sudah  melakukan wisuda Tahfiz.

“Salat Zuhur berjamaah di sekolah dilakukan Senin sampai Kamis,” jelas Syafrizal.

Setiap Jumat, siswa laki-laki melaksanakan salat Jumat di sekolah, dengan memberdayakan guru yang ada sebagai khatib dan imam. Kadangkala mendatangkan khatib dari luar. Salat berjamaah dengan memanfaatkan lapangan sekolah ini di mulai sejak Januari 2020 ini.

“Usai salat Jumat ada program Jumat Barokah, yakni sedekah makanan untuk siswa karyawan dan guru,” jelas Syafrizal.

Khusus pelaksanan salat Zuhur berjemaah, jelas Kusdar Yuni, Guru SMKN 1 Padang Panjang, dilaksanakan di halaman sekolah karena musala yang ada tidak  mampu menampung semua siswa tersebut.

“Pengelolaan salat berjemaah ini digilirkan setiap kelas,” ujar Yuni.

Begitu waktu istirahat datang, jelas Yuni, siswa yang piket langsung menggelar tikar di lapangan, siswa yang lainpun segera  menganbil wuduk. Siswa yang mendapat giliran piket jugalah yang nanti menggulung tikar dan mengembalikannya ke tempat penyimpanan. “Jumlah tempat berwuduk belum sebanding dengan jumlah siswa yang mencapai 900 orang,” jelas Syafrizal.

“Saat berwuduk, siswa harus antrean menunggu giliran,” jelas Syafrizal dan Yuni.

Sejak salat Zuhur berjemaah dilaksanakan di halaman sekolah, jelas Syafrizal, guru lebih mudah memantau siswa yang melaksanakan atau tidak ikut salat berjamaah.Saat salat di musala, sulit memantaunya karena harus bergantian. Di samping itu, memakan waktu lebih lama untuk istirahat.

BACA JUGA  FMKGI Kabupaten Solok, Satukan Sumbar Lewat LMPUN dan LLM

Reporter:  Andra Mairoza, Editor: Wewe

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaDua Madrasah Unggul di Sumbar Terima Siswa Baru Sistim Online
Artikel berikutnyaSMPN 1 X Koto Singkarak Gelar LDKS.