Sukseskan Gerakan 15000 Hafizh, MAN 2 Bukittinggi Gelar Pelatihan

Bukittinggi, SuhaNews -Madrasah sebagai lembaga pendidikan menitik beratkan pokok kajian Islam dalam pembelajarannya. Disamping itu siswa juga dibekali dengan berbagai pengetahuan umum yang sama dengan sekolah umum lainnya. Seiring dengan perkembangan madrasah menjadi tujuan pendidikan oleh masyarakat. Animo masyarakat yang tinggi ini untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah menjadi tantangan tersendiri bagi madrasah termasuk MAN 2 Bukittinggi.
Sebagai salah satu madrasah sebagai tujuan anak didik, MAN 2 Bukittinggi memiliki berbagai program unggulan. Salah satunya adalah program Tahfidz yang sudah dikelola semenjak tahun 2015.

Program unggulan MAN 2 Bukittinggi semakin berbenah seiring dengan terbitnya edaran Kakanwil Kemenag provinsi Sumatra Barat tahun 2022 tentang Program Penguatan Ciri Khas Madrasah melalui gerakan 15.000 Hafidz Quran bagi siswa madrasah.

Untuk mewujudkan siswa/i Hafidz Quran MAN 2 Bukittinggi mengadakan pelatihan Tahsin dan Tahfidz bagi Guru dan Pegawai dari tanggal 3 hingga 4 Agustus 2022.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kakan Kemenag Kota Bukittinggi Eri Iswandi bertempat di Aula MAN 2 Bukittinggi.

Dalam sambutannya Kakan Kemenag menyampaikan. “Melihat persaingan dunia yang semakin ketat sudah seharusnya madrasah mampu menciptakan siswa sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki nilai – nilai Islam yang kuat. Sebagaimana yang pernah disampaikan Rasulullah berpegang teguhlah kepada Al-Qur’an dan Hadits. Oleh karena itu mari siapkan anak – anak kita dengan cara meningkatkan kualitas kehidupan beragama dalam lingkungan madrasah”. Ungkapnya.

“Penguatan sendi agama dalam lingkungan madrasah seperti pembiasaan Tahsin dan Tahfidz. Melalui kegiatan ini siswa kita semakin mencintai Al-Qur’an sehingga akan tercipta pemimpin hebat yang berucap dan bertindak sesuai tuntunan Alquran”. Papar Eri Iswandi.

Selanjutnya Eri Iswandi menyampaikan. “Untuk menciptakan siswa yang hafal Alquran tentunya penting belajar Tahsin bagi guru – guru pendamping. Kegiatan pelatihan Tahsin dan Tahfidz untuk guru dan karyawan yang diangkat MAN 2 Bukittinggi merupakan kegiatan yang tepat. Karena melalui pelatihan ini kita dapat memperbaiki makraj bacaan Alquran sehingga bacaan Alquran kita semakin baik dan sesuai dengan lafaz huruf Hijaiyah. Membaca Alquran itu tidak membosankan, semakin dibaca maka semakin rindu untuk membacanya”. Papar Kakankemenag kota Bukittinggi ini.

BACA JUGA  Antusiasnya Siswa MAN 2 Padang Panjang Sambut Program MADINA

Dalam kesempatan tersebut tidak lupa Kakan Kemenag ini mengingatkan tentang PP nomor 94 tahun 2021 tentang Disiplin ASN.

Senada dengan itu Fadhlina Syarif sebagai Plt. Kepala MAN 2 Bukittinggi juga menyampaikan ” bahwa untuk memaksimalkan program tahfidz dan MAN 2 Bukittinggi bertekad melahirkan siswa minimal 3 Juz saat tamat dari madrasah ini. Tahun lalu ketua OSIM MAN 2 Bukittinggi memiliki hafalan 10 Juz. Ditambah lagi dengan keluarnya edaran Kakanwil Kemenag provinsi Sumatra Barat tentang pergerakan 15.000 hafidz. kita sambut positif edaran tersebut dengan mulai berbenah dan memaksimalkan program tahfidz melalui pelatihan Tahsin dan Tahfidz Alquran bagi guru dan karyawan.

“Untuk kegiatan ini kami mengundang pelatih yang sudah profesional dalam bidang ini yaitu ustadz Jarnaini yang merupakan penyuluh agama dari KUA Tilatang Kamang. Untuk hari kedua ustadz Muhammad Ridha dari UIN Syech M. Jamil Djambek Bukittinggi. Semoga melalui kegiatan ini akan lahir banyak Hafidz Quran di MAN 2 Bukittinggi”. Harap Fadhlina. ( Yuli/Syafrial)

Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakTapal Batas Simawang dan Bukit Kandung Diukur Ulang Tim Verifikasi Kemdagri RI
Artikulli tjetërWakil Wali Kota Solok Buka Dskusi Panel Pencegahan Stunting