Susun Program Kerja, PGRI Kabupaten Solok Gelar Konfrensi

kab
SuhaNews. PGRI kabupaten Solok menggelar konferensi dalam rangka penyusunan program kerja PGRI kab. Solok periode 2020 – 2025 yang bertempat di grand bunda hotel Bukittinggi selama 2 hari yakni Rabu – Kamis (28 s.d 29 oktober 2020).
Ketua Panitia Syamsul Bahri,Mpd dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan konfrensi ini merupakan agenda wajib yang dilakukan dalam menyusun program kerja untuk periode 2020-2025 jelasnya.

Para peserta dalam penyusunan program nantinya akan dibagi kedalam 4 komisi yakni komisi (A) membidangi organisasi dan kaderisasi, komisi (B) membidangi pembinaan dan pengembangan profesi, komisi (C) membidangi penegakan kode etik dan komisi (D) membidangi kesejahteraan dan ketenagakerjaan serta komisi (E) tentang rencana anggaran pendapatan dan belanja organisasi.

Pada setiap bidang akan mengusulkan apa saja program unggulan dan menjadi prioritas untuk dibahas pada Rapat Komisi”,ucapnya

Syamsul pun mengucapkan terimakasih kepada seluruh peserta konferensi kab. Solok yang telah hadir mulai dari pengurus kabupaten, pengurus cabang yang terdiri dari 14 cabang, serta dewan pembina yang telah menyukseskan agenda penting ini dan telah berjalan dengan sukses, mudah mudahan apa yang kita cita-citakan bersama supaya organisasi PGRI bisa maju dan tentunya bisa dirasakan manfaatnya bagi semua anggota”,imbuhnya

Konferensi PGRI kali ini jelas Syamsul mengusung tema ” melalui konferensi kerja PGRI kab.solok, kita hasilkan program unggulan dalam rangka mewujudkan PGRI sebagai organisasi profesi yang mandiri, bermartabat, dan peduli pada seluruh anggota”,tutupnya

Ketua PGRI kab.solok Dr. H.Asrinur dalam sambutannya menyampaikan bahwa PGRI kab. Solok akan menetapkan 3 pilar dalam menjalankan organisasi kedepannya yakni mewujudkan pembangunan gedung Baru, memberikan dukungan dan dorongan bagi guru untuk terus meningkatkan kualifikasi pendidikan serta peningkatan kapasitas organisasi dan profesi dalam memperjuangkan hak hak para anggota”, ulasnya.

Asrinur juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya konferensi ini, dan permohonan maaf dari bapak Bupati yang tidak bisa hadir dalam membuka acara karena beliau kurang enak Badan dan semoga keberadaan kita semua dalam acara ini akan meningkatkan semangat kepada seluruh peserta”,jelasnya.

“Sebenarnya kegiatan konfrensi ini diselenggarakan tiap tahun, namun karena keterbatasan dana dan waktu maka agenda tersebut akan di evaluasi dalam waktu berjalan”,ulasnya.

Sejatinya PGRI merupakan sebuah lembaga yang hebat, taat aturan. Konferensi PGRI Kabupaten yang pertama ini merupakan kesempatan yang baik bagi seluruh pengurus dan anggota PGRI mengevaluasi kegiatan organisasi.

“Semoga melalui konferensi dapat menghasilkan sinergitas dan keselarasan program kerja PGRI dengan arah kebijakan pembangunan pendidikan sebagai acuan dan evaluasi organisasi,” harap Asrinur

sejalan dengan itu ketua PGRI provinsi Sumbar Drs.Darmalis, Mpd mengatakan bahwa Dalam sejarah perkembangannya, PGRI sebagai organisasi profesi, harus selalu berupaya mengembangkan profesionalitas guru, terutama dalam hal mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik”,tuturnya.

Sementara secara pribadi, para guru dituntut memiliki kompetensi pedagogik, dan kompetensi profesional yang diperoleh melalui pendidikan profesi, Jiwa pengabdian, tekad perjuangan dan semangat persatuan dan kesatuan PGRI yang dimiliki secara historis terus dipupuk dalam mempertahankan dan mengisi kemerdekaan negara kesatuan republik Indonesia. PGRI tetap setia dalam pengabdiannya sebagai organisasi perjuangan, organisasi profesi, dan organisasi ketenagakerjaan, yang bersifat unitaristik, independen dan tidak membedakan agama, suku dan ras”,pungkasnya.

“kita sangat berbangga dan memberi apresiasi kepada PGRI kab. Solok yang baru satu-satunya melakukan konferensi kerja dari 19 kab. kota yang ada di Sumatera Barat, itu membuktikan bahwa PGRI kab. Solok selalu ada dihati para gurunya”,pungkas Darmalis.

“Namun banyak ditemukan di berbagai daerah organisasi PGRI tidak berjalan dengan semestinya, yang membuat organisasi ini belum berjalan karena anggota tidak memahami apa itu organisasi PGRI dan kita sebagai pengurus hendaknya wajib menjelaskan kepada mereka apa saja yang telah diterima selama ini melalui wadah PB PGRI”,jelasnya

Lebih lanjut jelas Darmalis contoh nyata perjuangan dari PB PGRI selama ini yang dapat dirasakan yakni dahulunya guru dapat pembagian jatah beras, namun beras yg diterima tidak layak dimakan maka PB PGRI mengusulkan kepada pemerintah agar beras diganti dengan uang, kemudian kartus Askes yg sekarang BPJS bisa dinikmati untuk bisa berobat kemana mana, itu juga usulan dari Organisasi PGRI, ada lagi tunjangan kenaikan gaji termasuk juga sertifikasi yang sampai sekarang masih diterima oleh para guru itu semua melalui perjuangan dari PB PGRI yang diusulkan dari ranting sampai cabang terus ke pusat, termasuk usulan pengangkatan rekan rekan honor menjadi PNS itu semua tak lepas dari usaha PGRI dalam memperjuangkan nya”,ungkapnya

Kami berharap kepada pengurus yg sudah dipilih dan telah mendapat SK harus melaksanakan amanah untuk membangun PGRI yg lebih baik kedepannya.
mari mengabdi pada organisasi yang telah kita cintai ini, kalau tidak kita siapa lagi yg akan memajukannya

Bagi organisasi PGRI kab. Solok yang selalu rutin melakukan kegiatan sosial, ini harus dibina dan dipertahankan, jangan sampai dihilangkan, kepada pengurus cabang harus tahu dan mengerti dengan kondisi anggota nya.siapa yang sakit, meninggal dan mendapat musibah karena organisasi ini berasal dari kita untuk kita.

setelah program dibentuk jangan hanya diatas kertas saja harus ada realisasinya dilapangan. buatlah bersama sama untuk memutuskan secara rinci agar kedepannya bisa menjadi pedoman

untuk masalah keanggotaan lakukan konfirmasi, konsolidasi, dan koordinasi mengenai status keanggotaannya dan mari rangkul semuanya, bagaimana mereka bisa memberikan kontribusi terhadap organisasi dan laksanakan kerja dengan ikhlas bagi yang mendapat amanah”,imbuhnya.

reporter : Dedi editor : Moentjak

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...