Tangani Kekerasan di Pesantren, Kemenag Bentuk Satgas Khusus

SuhaNews | Kementerian Agama tengah membentuk satuan tugas (Satgas) khusus untuk memperkuat penanganan kasus kekerasan di lingkungan pondok pesantren. Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i mengatakan langkah tersebut dilakukan karena pesantren memiliki karakteristik yang memerlukan pendekatan tersendiri dalam upaya melindungi anak.

“Kita di Kementerian Agama sedang membentuk Satgas khusus untuk itu. Karena pontren itu kan punya spesifikasi,” ujar Romo usai Rapat Tingkat Menteri Penyelenggaraan Gerakan #RuangAmanNyamanAnak di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Jakarta, Selasa (23/6/2026).

Menurut Romo, pembentukan Satgas tersebut bukan untuk memberikan stigma kepada pondok pesantren. Sebaliknya, Kementerian Agama ingin memastikan setiap kasus ditangani secara tepat tanpa menggeneralisasi seluruh pesantren.

“Kita tidak ingin kasus ini digeneralisir sehingga seakan-akan semua pondok pesantren seperti itu. Itu tidak boleh dibiarkan,” katanya. Wamenag menambahkan, Satgas yang dibentuk Kementerian Agama akan tetap bekerja selaras dengan Satgas nasional yang dibentuk Kemenko PMK. “Makanya kita membuat Satgas khusus yang nanti penangannya tetap berkoordinasi dengan Satgas yang dibentuk di Kemenko PMK,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, Romo juga menekankan pentingnya membangun sistem perlindungan anak yang berjalan secara berkelanjutan melalui pengawasan, mekanisme pelaporan, dan kolaborasi lintas kementerian serta lembaga. Menurutnya, upaya tersebut perlu dilakukan secara konsisten agar mampu mencegah kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan.

Dikatakan Romo, seluruh langkah tersebut bertujuan memberikan perlindungan terbaik bagi anak. “Jadi tetap dilayani, ditanggulangi, tapi tentu dengan pendekatan-pendekatan yang spesifik. Intinya korban harus dilindungi, kekerasan terhadap anak harus dihentikan. Dimanapun itu,” tandasnya.

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Wako Hendri Septa Tutup Pesantren Ramadan Khusus

Google News