Tanggap Darurat 14 Hari Akan Berakhir, Bupati Pasaman Ajak Warga Bangkit

Tanggap Darurat 14 Hari Akan Berakhir, Bupati Pasaman Ajak Warga Bangkit
SuhaNews – Masa tanggap darurat pasca bencana gempa dan lonsor / galodo di Malampah kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman selama 14 hari akan segera berakhir. Bupati Pasaman Benny Utama mengajak warga untuk bangkit.

“Dua hari ke depan akan berakhir, di tanggal 10 Maret. Tapi sesuai ketentuan, masih boleh diperpanjang. Namun kita lihat dulu perkembangan selama sisa waktu dua hari terakhir ini,” ujar Bupati Benny Utama, di posko tanggap darurat bencana gempa bumi Pasaman, Kantor Camat Tigo Nagari, Selasa (8/3).

Tanggap Darurat 14 Hari Akan Berakhir, Bupati Pasaman Ajak Warga Bangkit 1

Benny menjelaskan, pada fase ini akan diupayakan pengembalian masyarakat yang berada di tenda-tenda pengungsian, agar mau pulang dan menetap di rumahnya masing-masing.

“Bagi yang rumahnya rusak ringan atau masih baik, dihimbau untuk kembali pulang tinggal di rumahnya. Namun bagi yang rumahnya rusak berat atau hancur, akan segera dibuatkan hunian sementara di lokasi sekitar rumahnya,” kata Bupati.

Bupati menyebutkan, ada kekuatiran jika masyarakat tetap tinggal di tenda-tenda pengungsian, akan timbul masalah baru, yakni berjangkitnya berbagai penyakit.

“Tinggal di tenda pengungsian itu tidak sehat. Apalagi saat ini sudah muncul kasus malaria dan ISPA,” ungkapnya.

Namun diakui, masih ada perasaan traumatik di sebagian masyarakat, terutama yang bermukim di Nagari Malampah, untuk mau kembali tinggal di rumah mereka.

Sebagain besar masyarakat di Malampah masih gamang untuk kembali tinggal di rumahnya. Bayangan akan bahaya gempa masih tetap ada. Dan itu wajar, terutama bagi kalangan anak-anak dan orang tua.

Bupati berharap, traumatik warga Malampah cepat pulih. Karena sejak gempa kuat Jumat (25/2) lalu, hanya ada gempa susulan bermagnitudo rendah, dan tidak membahayakan.

“Musibah memang datang atas kehendak Allah, dan kita manusia tidak pernah tau itu kapan. Namun dari seluruh pengalaman selama musibah gempa terjadi, jika di lokasi yang sama, tidak pernah terjadi gempa ulangan yang sama kuat, apalagi melebihi,” sebut Bupati.

BACA JUGA  Solok Digoyang Gempa 5,8 SR Pusatnya di Mentawai

Tanggap Darurat 14 Hari Akan Berakhir, Bupati Pasaman Ajak Warga Bangkit 2

Bupayi menyampaikan, hidup ini terus berlanjut, dan kehidupan perlu dibangun kembali. Janganlah terlalu lama larut dalam nestapa yang berkepanjangan.

“Mari segera bangkit, ikhlaskan yang sudah terjadi, dan berserah dirilah kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar kita selalu terjaga, terhindar dari segala mara bahaya,” himbau H. Benny Utama.

Turut disampaikan, di Kecamatan Tigo Nagari saat ini sudah ada puluhan psikolog dari berbagai kelompok dan organisasi, melakukan trauma healing bagi masyarakat terdampak gempa Malampah. Sasarannya lebih kepada orang tua dan anak-anak. Rel

Berita Terkait :

darurat darurat darurat darurat 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakBhayangkari Padang Panjang Bantu Korban Gempa
Artikulli tjetërRichi Aprian: PPDB Masuk SMA Sumbar Sudah Tidak Berdasarkan Akreditasi SMP MTs Asal