Tanggul Pengendalian Banjir Batang Tapan akan Dibangun

banjir
Pesisir Selatan, SuhaNews – Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, didampingi Kepala Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Pesisir Selatan, Doni Gusrizal, tinjau aliran Batang Tapan Selasa (5/10).

“Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI) akan mengucurkan dana sebesar Rp 40 miliar untuk pembangunan tanggul Batang Tapan,” ujar Rusma Yul Anwar.

Baca juga: Bupati Pessel Rusma Yul Anwar, Serahkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjir di BAB

Tanggul Batang Tapan ini, jelas, Bupati, bermanfaat untuk pengendalian banjir yang selalu terjadi di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dan Basa Ampek Balai Tapan, setiap musim hujan tiba.
,
“Pembuatan tanggul permanen lebih kurang sepanjang 1 Kilometer pada jalur kiri dan kanan Batang Tapan tersebut, akan menggunakan material batu gajah,” jelas Rusma Yul Anwar.

“Tanggul ini dijadikan prioritas, karena tanggul darurat sudah tidak mampu menjawab persoalan,” ungkap Bupati.

Dalam peninjauan tersebut, bupati juga didampingi Camat Ranah Ampak Hulu Tapan, Mar Alamsyah. Plt Kepala Dinas PUTR Syahriwan, Plt Kepala Dinas Sosial, Emilda Ziswati, dan Kabag Humas Rinaldi Dasar.

“Jangan sampai banjir berdampak lebih buruk bagi perekonomian masyarakat Tapan,” tegas bupati.

Saat ini, pemerintah kabupaten bersama pemerintah kecamatan sedang menyiapkan seluruh dokumen, termasuk ketersediaan lahan sesuai yang dipersyaratkan pihak kementerian. Ketersediaan lahan tanggung jawab pemerintah daerah.

Pada kesempatan itu, Camat Ranah Ampek Hulu Tapan, Mar Alamsyah menyampaikan telah mensosialisasikan pada masyarakat di sekitar kegiatan. Pada prinsipnya, warga setempat mau memberikan lahan mereka yang terdampak proyek.

Sosialisasi sudah dilakukan sejak awal tahun. Mereka merelakan lahan yang terpakai tanpa penggantian. Apalagi, sebagian besarnya lahan yang tidak produktif.

BACA JUGA  Yayasan Darul Qur’an Nurul Hasanah Tanjung Balik Launching Pondok Tahfiz

“Masyarakat menilai, persoalan utama adalah menjawab persoalan banjir. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Kami atas nama masyarakat mengucapkan terima kasih atas perhatian kabupaten, provinsi dan pusat atas perhatian yang diberikan,” ujar camat.

Kepala Dinas PSDA, Doni Gusrizal, menjelaskan pembangunan tanggul permanen setidaknya mampu menjawab persoalan banjir. Tanggul dibangun pada lokasi paling parah.

Secara keseluruhan, jelasnya, panjang Sungai Batang Tapan tercatat sepanjang 64 Kilometer, melintasi 4 kecamatan hingga Kecamatan Pancung Soal dan Airpura.

“Total anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp600 miliar,” ujar Doni Gusrizal. (*)

Baca juga: Dinas PUPR Kab. Solok Selesai Perbaiki Tanggul Batang Gumanti

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaPemandu Wisata Kota Pariaman Ikuti Latihan Menyelam
Artikel berikutnyaLini Serang Buruk, Barcelona Kepayahan di Liga Spanyol