Tangkapan Nelayan Turun, Harga Ikan Kering di Pasar Tiku Naik

nelayan
Tanjung Raya, SuhaNews – Harga jual ikan kering di pasar meningkat akibat penurunan hasil tangkapan nelayan sepekan terakhir. Hal ini dipicu tingginya gelombang air laut, akibat akibat cuaca ekstrem. 

“Harga jual ikan kering naik pada kisaran Rp15-20 ribu per kilogram,” ujar salah seorang pemilik usaha ikan kering di Pasar Tiku, Kabupaten Agam, Rodi Putra, Senin (13/9)

Baca juga: Nelayan Tanjung Mutiara Hadang Cuaca Ekstrem Saat Melaut

Ikan kering jenis Kase, jelasnya, naik dari Rp40 ribu per kilogram, menjadi Rp60 ribu per kilogram. Garunbu Rp45 ribu per kilogram jadi Rp60 ribu per kilogram.

Kemudian, Bada Putiah biasanya Rp65-70 ribu per kilogram naik menjadi Rp85 ribu per kilogram. Bada Balang Rp70 ribu per kilogram jadi Rp90 ribu per kilogram. Lalu Tete Rp60 perkilogram dari Rp50 ribu per kilogram.

“Itu harga grosir, kalau harga di pedagang biasanya naik Rp15 ribu per kilogram,” sebutnya.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Tanjung Mutiara, Arman Aciak membenarkan, dalam satu pekan terakhir hasil tangkapan nelayan di daerah itu mengalami penurunan. (*)

Baca juga: Sumbar Terima Sertifikat Penghargaan Desa Wisata Terbanyak ADWI 2021

Facebook Comments

BACA JUGA  Polres Sijunjung Tangkap 2 Pembunuh Mayat Dirumpun Pisang di Tanjung Gadang
loading...
Artikel sebelumyaBank Nagari Luncurkan Kredit ‘MARANDANG’ di Sawahlunto
Artikel berikutnyaJuara Lomba Guru Hebat Pesisir Selatan, Tiga Honorer Terima SK Guru Kontrak