Terkoreksi, Total Positif Covid-19 di Sumbar Menjadi 341 pada Minggu 11 Oktober

covid
SuhaNews. Setelah sempat diumumkan Minggu (11/10) Pagi jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumbar sebanyak 319 orang, sorenya pukul 18.00 WIB angka ini terkoreksi menjadi 341 orang
Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumbar, Jasman Rizal menyampaikan informasi Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, Minggu, 11 Oktober 2020 hingga pukul 18.00 WIB, ada koreksian, yakni dari 319 jadi 341.

sumbar

“Total sampai hari ini telah 8.699 orang Warga Sumbar terinfeksi covid-19. Terjadi penambahan 341 orang warga sumbar positif terinfeksi covid-19. Sembuh bertambah 207 orang, sehingga total sembuh 4.896 orang dan meninggal bertambah 3 orang sehingga total meninggal 180 orang,” kata Jasman.

Spesimen sampai hari ini, katanya, jumlah spesimen diperiksa: 229.181, jumlah orang diperiksa: 180.989 dengan positivity rate (PR): 4,81%.

Total 8.699 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian, dirawat di berbagai rumah sakit 406 orang (4,67%). Isolasi mandiri 2.916 orang (33,52%). Isolasi daerah 208 orang (2,39%). Isolasi BPSDM 37 orang (0,43%). Isolasi PPSDM 56 orang (0,64%). Meninggal dunia 180 orang (2,07%). Sembuh 4.896 orang (56,28%)

Disebutkaan Jasman, Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc melaporkan 3.148 sample yang terperiksa (Lab. Fak. Kedokteran Unand 3.020 sample dan Lab. Veteriner Kab. Agam 128 sample) terkonfirmasi tambahan 341 (tiga ratus empat puluh satu) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x konversi negatif bertambah 207 orang dan meninggal dunia bertambah 3 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 341 orang dengan rincian:

Kota Padang 229 orang

Kota Solok 9 orang

Kota Pariaman 3 orang

Kota Padang Panjang 7 orang

Kota Payakumbuh 2 orang

Kota Bukittinggi 1 orang

Kabupaten Kepulauan Mentawai 4 orang

Kabupaten Padang Pariaman 8 orang

Kabupaten Tanah Datar 6 orang

Kabupaten Pesisir Selatan 2 orang

Kabupaten Dharmasraya 13 orang

Kabupaten Sijunjung 21 orang

Kabupaten Agam 28 orang

Kabupaten Solok Selatan 7 orang

Kabupaten Limapuluh Kota 1 orang

Pasien sembuh sebanyak 207 orang, dengan rincian:

Kota Padang 143 orang

Kota Padang Panjang 6 orang

Kota Sawahlunto 3 orang

Kota Pariaman 1 orang

Kabupaten Agam 12 orang

Kabupaten Pesisir Selatan 3 orang

Kabupaten Solok 1 orang

Kabupaten Solok Selatan 3 orang

Kabupaten Padang Pariaman 27 orang

Kabupaten Pasaman 3 orang

Kabupaten Limapuluh Kota 1 orang

Kabupaten Dharmasraya 1 orang

Kabupaten Pasaman Barat 2 orang

Kabupaten Tanah Datar 1 orang

Meninggal dunia 3 orang, dengan rincian:

Kota Padang 2 orang.

Kabupaten Sijunjuang 1 orang.

Berikut perkembangan Covid-19 di Sumbar, Minggu 11 Oktober 2020 pukul 12.00 WIB. Kasus Suspek dengan total 373 orang. Dirawat sebanyak 136 orang. Isolasi mandiri sebanyak 237 orang.

Berikut rincian persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Minggu 11 Oktober 2020:

1. Kota Sawahlunto

Total positif 148 orang.

Meninggal 3 orang (2,0%)

Sembuh 114 orang (77,0%)

2. Kab. Padang Pariaman

Total positif 361 orang.

Meninggal 11 orang (3,0%)

Sembuh 269 orang (74,5%)

3. Kab. Dharmasraya

Total positif 126 orang.

Meninggal 3 orang (2,4%)

Sembuh 85 orang (67,5%)

4. Kota Solok

Total positif 192 orang.

Meninggal 3 orang (1,6%)

Sembuh 128 orang (66,7%)

5. Kab. Limopuluah Kota

Total positif 133 orang.

Meninggal 6 orang (4,5%)

Sembuh 87 orang (65,4%)

6. Kab. Sijunjuang

Total positif 200 orang.

Meninggal 6 orang (3%)

Sembuh 127 orang (63,5%)

7. Kota Pariaman

Total positif 276 orang.

Meninggal 7 orang (2,5%)

Sembuh 171 orang (61,96%)

8. Kota Payakumbuh

Total positif 192 orang.

Meninggal 2 orang (1,0%)

Sembuh 116 orang (60,4%)

9. Kab. Kep. Mentawai

Total positif 63 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 38 orang (60,3%)

10. Kota Padang Panjang

Total positif 225 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 122 orang (59,5%)

11. Kab. Tanah Datar

Total positif 267 orang.

Meninggal 7 orang (2,6%)

Sembuh 157 orang (58,8%)

12. Kota Padang

Total positif 4.406 orang.

Meninggal 89 orang (2,0%)

Sembuh 2.462 orang (55,9%)

13. Kab. Solok Selatan

Total positif 45 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 25 orang (55,6%)

14. Kab. Solok

Total positif 181 orang.

Meninggal 5 orang (2,8%)

Sembuh 100 orang (55,2%)

15. Kab. Agam

Total positif 872 orang.

Meninggal 13 orang (1,5%)

Sembuh 472 orang (54,1%)

16. Kab. Pasaman Barat

Total positif 115 orang.

Meninggal 3 orang (2,6%)

Sembuh 54 orang (46,96%)

17. Kab. Pesisir Selatan

Total positif 327 orang.

Meninggal 10 orang (3,1%)

Sembuh 141 orang (43,1%)

18. Kota Bukittinggi

Total positif 523 orang.

Meninggal 9 orang (1,7%)

Sembuh 213 orang (40,7%)

19. Kab. Pasaman

Total positif 47 orang.

Meninggal 3 orang (6,4%)

Sembuh 15 orang (31,9%)

Berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke 31 pandemi covid-19 di Sumatera Barat oleh Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Barat, maka mulai tanggal 11 Oktober 2020 sampai tanggal 17 Oktober 2020, ditetapkan zona daerah sebagai berikut:

ZONA MERAH (RESIKO TINGGI, 3 DAERAH)

Kota Padang

Kota Sawahlunto

Kota Pariaman

ZONA ORANYE (RESIKO SEDANG, 14 DAERAH)

Kota Bukittinggi

Kota Padang Panjang

Kota Payokumbuah

Kota Solok

Kabupaten Pasaman

Kabupaten Solok

Kabupaten Tanah Datar

Kabupaten Sijunjung

Kabupaten Pesisir Selatan

Kabupaten Dharmasraya

Kabupaten Solok Selatan

Kabupaten Padang Pariaman

Kabup[aten Agam

Kabupaten Pasaman Barat

ZONA KUNING (RESIKO RENDAH, 2 DAERAH)

Kabupaten Kepulauan Mentawai

Kabupaten 50 Kota

Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-31 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.

editor : Moentjak sumber : BeritaMinang.com

BACA JUGA :

Facebook Comments

loading...