Parit Malintang, SuhaNews – Wakil Bupati (Wabup) Padang Pariaman, Rahmang menyerahkan dana bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada keluarga Zainul di Korong Kampung Apar, Nagari Sungai Buluah Utara Kecamatan Batang Anai, Senin (27/12).
“Dana ini berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Padang Pariaman berupa uang tunai sebesar Rp. 12.500.000,” ujar Wabup Padang Pariaman, Rahmang.
Penyerahan bantun tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman Dr. Rahmat Tk. Sulaiman, Wakil Ketua II BAZNAS Padang Pariaman Zulfahmi dan Wali Nagari Sungai Buluah Utara Indra Jaya serta tokoh masyarakat setempat.
“Terima kasih kepada BAZNAS Yang telah berdedikasi dalam pemberian bantuan bedah rumah tidak layak huni kepada masyarakat,” tambah Rahmang.
Wabup Rahmang secara pribadi juga memberikan bantuan kepada Zainul berupa setengah kodi atap seng.
“Bantuan yang diberikan ini sifatnya pancingan, hanya cukup untuk membeli material dan bahan-bahan utama dalam membangun rumah. Karena itu, dibutuhkan partisipasi dan rasa kepedulian kita bersama, agar pembangunan bisa selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama”, tutup Rahmang.
Ketua BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman Dr. Tk. Rahmat Sulaiman mengtakan jika Kegiatan ini bisa dilaksanakan, karena dukungan masyarakat dan para Muzakki.
“BAZNAS Padang Pariaman akan menyalurkan dana zakat, infaq dan shadaqah dalam bentuk bantuan. Sesuai dengan kriteria yang layak untuk menerima bantuan tersebut”, ujarnya.
Ketua BAZNAS mengatakan, salah satu konsep unggulan yang akan dilakukannya adalah satu rumah tidak layak huni dengan 20 Muzakki.
Program ini akan dimulai dari Nagari, melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) selaku perpanjangan tangan BAZNAS di Nagari.
“Jika masing-masing Muzakki berzakat Rp. 1 juta, maka akan terhimpun dana zakat sebesar Rp20.000.000 untuk membantu membangunkan satu unit rumah Mustahik.
“Ketua UPZ Nagari bersama Wali Nagari, akan mengidentifikasi satu buah rumah yang benar-benar tidak layak huni untuk dibantu.” , ujarnya.
Ketua UPZ Nagari membuat flyer dengan menampilkan identitas Mustahik disertakan dengan foto rumahnya. Kemudian, cantumkan nomor rekening UPZ Nagari serta nomor kontak personnya. Maka dishare di berbagai medsos, termasuk WAG Nagari dan perantau.
“Jika terlaksana dengan baik, maka dalam setahun sebanyak 103 RTLH akan terbantu. Ditambah bantuan melalui BAZNAS Padang Pariaman sebanyak 40 buah rumah. Maka akan terhimpun dana zakat melalui Muzakki non ASN, mencapai Rp. 2 milyar,” jelas Dr. Rahmat Tk. Sulaiman.
BAZNAS Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen untuk melayani Muzaki dan mengayomi Mustahik. Dengan motto “Melayani dengan cepat dan tepat”.
Ketepatan Mustahik yang menerima, akan membuat Muzakki percaya untuk membayarkan zakatnya melalui BAZNAS. (*)
Baca juga: Wisata Heritage, Sawahlunto Jajaki Kerjasama Dengan WHITA dan MWF



Facebook Comments