Wabup Tanah Datar Minta Lakukan Pengawasan Terhadap Orang Asing

dat
Tanah Datar, SuhaNews – Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian buka rapat Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) Kabupaten Tanah Datar, Selasa (9/3) di Emersia Hotel Batusangkar.

Rapat ini dihadiri oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat Syamsul Efendi Sitorus, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam Qris Pratama, Badan Intelijen Negara (BIN), Instansi terkait dan seluruh anggota tim PORA Kabupaten Tanah Datar, dan para camat.

Baca juga: Wawako Bukittinggi Pimpin Upacara Hari Bhakti Imigrasi

“Terima kasih kepada kepala kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam beserta jajarannya, yang telah melaksanakan kegiatan ini dengan harapan tim ini mampu memberikan masukan dan informasi terhadap tindakan hukum keimigrasian dan bersinergi dengan pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar,” ujar Wabup Richi Aprian.

Semenjak diberlakukannya bebas visa di Indonesia, jelas Wabup, kunjungan wisatawan mancanegara semakin meningkat. Namun kehadiran orang asing juga bisa menimbulkan berbagai macam ancaman nasional seperti maraknya kasus pengedaran narkoba yang dilakukan oleh WNA, perdagangan manusia serta rawan terjadinya pencurian terhadap kekayaan alam kita oleh pihak asing.

“Kehadiran wisatawan asing juga sangat diharapkan, karena dapat menggenjot pendapatan ekonomi serta meningkatkan devisa negara,” kata Richi Aprian.

Kehadiran WNA ke Indonesia, jelas Richi Aprian, akan lebih banyak lagi sejak dicanangkannya Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) oleh pemerintah.

Hal ini memberikan peluang ekspansi pekerja asing pada sektor bisnis, pariwisata dan bidang-bidang lainnya, sehingga berpotensi mengurangi eksistensi masyarakat lokal.

“kondisi seperti ini akan meningkatkan terjadinya berbagai pelanggaran keimigrasian,” jelas Wabup.

Bahkan saat ini, papar Richi, pelanggaran tidak saja dilakukan oleh WNA.Di Tanah Datar, ada warga yang telah lama merantau ke Malaysia dan melahirkan anak di sana sehingga anak-anak mereka mendapatkan hak sebagai warga negara Malaysia.

BACA JUGA  4 Pasien Covid-19 Kota Solok Dinyatakan Sembuh

Saat ini anak-anak mereka dibawa kembali ke tanah air oleh orang tuanya. Secara hukum anak-anak mereka merupakan WNA yang harus mendapatkan izin tinggal di Indonesia, dan harus mendapatkan pengawasan dari pihak kantor Imigrasi.

Wabup Richi Aprian berharap pihak imigrasi lebih mengedepankan upaya-upaya persuasif, dan deportasi merupakan upaya terakhir,

“Pemda Tanah Datar juga akan memberikan bantuan dan motivasi terhadap pihak keluarga untuk mematuhi seluruh upaya yang dilakukan oleh pihak imigrasi,” tambah Richi Aprian.

Tim PORA Kabupaten Tanah Datar, harap Wabup Richi Aprian, jdiharapkan bisa menjalankan amanat Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian dengan terus meningkatkan koordinasi dan kerjasama antar sesama anggota tim.

“Tim PORA Kabupaten Tanah Datar,hendaknya meningkatkan kepekaannya terhadap tugas, dan selalu memberikan pencerahan kepada masyarakat,” imbau Richi Aprian.

Apabila ada indikasi adanya pelanggaran keimigrasian di Tanah Datar, jelas Richi, segeralah lakukan upaya maksimal dengan melibatkan seluruh instansi terkait.

Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Barat diwakili oleh Kepala Divisi Keimigrasian Syamsul Efendi Sitorus mengatakan bahwa pembentukan Tim PORA Kabupaten adalah amanat Undang-undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian.

Syamsul juga mengatakan walau saat ini keberadaan WNA di Tanah Datar tidaklah banyak, namun diharapkan tim tetap berkoordinasi demi mengantisipasi kemungkinan adanya WNA ilegal masuk ke wilayah Kabupaten Tanah Datar.

“Tim PORA diharapkan tetap melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap WNA dan terus menjaga komunikasi dengan pihak terkait,” harap Syamsul Efendi Sitorus.

Sementara Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Agam Qris Pratama, menyampaikan bahwa rapat ini diadakan agar pihaknya bisa memberikan informasi dan pemahaman kepada seluruh anggota tim bahwasanya pengawasan terhadap keberadaan orang asing merupakan tanggungjawab bersama. (Dajim)

BACA JUGA  Raih Opini WTP, Pjs Bupati Tanah Datar Terima Penghargaan dari Kementerian Keuangan

Baca juga: Calon Jamaah Haji Agam Manfaatkan Program Eazy Passport dari Kantor Imigrasi

Facebook Comments

loading...