Wakil Walikota Solok Buka Workshop Penyusunan Jadwal Retensi Arsip

workshop
Solok, SuhaNews – Wakil Walikota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra buka Workshop Penyusunan Jadwal Retensi Arsip dan Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis, Senin (8/11) di D’Relazion.

Workshop yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ini digelar selama 2 hari 8 s.d 9 November 2021 diikuti oleh 50 orang peserta yang terdiri atas Kasubag Umum/Tata usaha dan ASN Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Solok.

Baca juga: 42 Pranata Humas se Indonesia Ikuti Workshop di Lembang Jawa Barat

“Pemerintah Daerah mempunyai komitmen yang kuat dalam upaya penyelenggaraan urusan kearsipan ini, mulai dari pembinaan, bimbingan teknis sampai kepada menerbitkan berbagai aturan dan ketentuan yang terkait dengan kearsipan,”ujar Wakil Wali Kota Solok Ramadhani.

Sistem Klasifikasi Keamanan dan Akses Arsip Dinamis, jelas  Ramadhani, merupakan salah satu pokok yang harus dipenuhi dalam pengelolaan arsip dinamis pada lembaga negara sebagai pencipta arsip termasuk Pemerintah Daerah.

“Sistem ini merupakan salah satu dari empat pedoman yang diperlukan dalam proses pengelolaan arsip dinamis,” tambah Ramadhani.

Keberadaannya, jelas Wawako Solok, diperlukan sebagai pedoman para pengelola arsip dalam memberikan layanan akses terhadap arsip dinamis.

“Pemahaman dan kepedulian akan aturan kearsipan oleh OPD masih kurang dan perlu menjadi perhatian kita bersama,” jelas Ramadhani Kirana Putra.

Pemerintahan yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan, jelasnya, tercermin dari penataan dan pengelolaan arsip yang tertib, baik dan benar.

“Seluruh OPD benar-benar memberikan perhatian yang serius dalam hal pengelolaan dan penyelamatan arsip ini,” harap Ramadhani.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Wadirman menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini untuk menjamin ketersediaan informasi guna meningkatkan kapasitas dan kemampuan aparatur.

Di samping itu menjamin tertibnya penyusunan arsip yang dilakukan pemerintah Kota Solok dan menjamin perlindungan, keselamatan, keamanan dan ketersediaan araip yang autentik dan utuh.

BACA JUGA  Bertambah, 6 Warga Kota Solok Positif Covid-19

Materi yang dibahas dalam workshop ini, jelas Wadirman, meliputi penyusunan draft jadwal retensi arsip untuk 16 urusan, penyusunan draft sistem klasifikasi keamanan dan akses arsip dinamis, metode pengajaran penyusunan JRA dan SKKAD. (Wewe)

Baca juga: Koperasi se-Kabupaten Agam Ikuti Workshop Peningkatan Kapasitas

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaLPM Berprestasi Sumbar 2021, Tim Penilai Kunjungi Desa Desa Cimparuah, Kota Pariaman
Artikel berikutnyaDekranasda Paluta, Provinsi Sumatera Utara Kunjungi Kota Pariaman