Walikota Pariaman Terima Kunjungan Kepala Balitbang Sumbar

walikota
Pariaman, SuhaNews – Walikota Pariaman, Genius Umar menerima kunjungan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Reti Wafda beserta rombongan,  Selasa (9/11) di Balaikota Pariaman,

Dalam kesempatan ini, Walikota Pariaman, Genius Umar didampingi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Kota Pariaman, Kanderi dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Pariaman, Buyuang Lapau.

Baca juga: Vaksinasi Massal di SMKN 1 Ditinjau Wawako Solok

Kunjungan Balitbang Sumbar tersebut dalam rangka survei dan evaluasi pelaksanaan pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kota Pariaman.

“Kota Pariaman memiliki beberapa SMK seperti SMKN 1 Air Santok Pariaman (STM), SMKN 2 Pariaman (SMEA), SMKN 3 Pariaman (Pelayaran), dan SMKN 4 Pariaman di Desa Marabau,” jelas Walikota Genius Umar.

“Harusnya sekolah SMK harus tahu kebutuhan pasar industri, diikuti oleh guru mengajar dan diikuti oleh fasilitas sekolahnya yang up to date dan mengikuti perkembangan zaman ,” ujar Genius Umar.

output SMK, tambah Walikota, harus sesuai dengan industri, harusnya cara belajarnya 30% di akademik (kelas/sekolah) dan 70% praktek (di lab/industri).

“SMK itu harus melakukan MoU dengan industri. Harus link and match dengan industri. Proses pembelajaran dan budaya kerjanya seperti halnya di industri itu sendiri ,” sebutnya.

Alumi UGM Yogyakarta ini menyebutkan, anak-anak miskin di Kota Pariaman kami sekolahkan melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (Saja Saja). Sudah lebih dari 200 orang yang  disekolahkan oleh Pemko Pariaman melalui program ini.

Kepala Balitbang Sumbar, Reti Wafda mengatakan ada 25% siswa Kota Pariaman yang bekerja di industri di Sumbar. Ini menandakan bahwa SMK itu menjadi sekolah yang cukup menjanjikan bagi siswa setelah lulus sekolah dan langsung terjun ke dunia kerja.

BACA JUGA  Pro pertanian, Wako Deri Asta Berikan Bantuan

“Insyaallah ke depan melalui survei dan evaluasi ini, pihak Pemprov Sumbar akan mengevaluasi dan menyampaikan masukan dari walikota pariaman demi kemajuan pendidikan di Sekolah Kejuruan di Kota Pariaman ini ,” terangnya.

Pemprov Sumbar, jelas Reti Wafda, memiliki Program 1000 pengusaha. Program ini sangat singkron dengan SMK. Diharapkan ini dapat menjadi peluang bagi seluruh alumni SMK yang siap terjun ke dunia industri sesuai dengan jurusan mereka. (*)

Baca juga: Warga Salingka Danau Maninjau Berikan Masukan untuk Balitbang Sumbar

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBupati Agam Buka FPKD Program Sekolah Penggerak Angkatan I
Artikel berikutnyaWalikota Deri Asta: Pengembangan Wisata Puncak Sati Libatkan Pokdarwis