Warga Kab. Solok Positif Covid-19, Perbatasan Bukik Tamasu Dijaga Ketat

1052
warga
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tanah Datar tinjau posko perbatasan
Batusangkar, SuhaNews – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanah Datar melalui Bidang Humas berharap legalisasi posko perbatasan Kabupaten Solok-Tanah Datar di Bukik Tamasu Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Hal ini dilakukan setelah adanya warga Bukik Kanduang Kab. Solok Positif Covid-19.

“Dibutuhkan posko di perbatasan dua daerah ini untuk memutus mata rantai covid-19,” jelas Kadis Kominfo Abrar.

Posko perbatasan ini dibutuhkan karena tingginya intensitas warga yang melintas di perbatasan ini setiap hari. Sementara salah seorang warga Bukik Kanduang diketahui positif covid-19.

“Intensitas warga yang melewati  perbatasan Bukik Kanduang Kabupaten Solok dengan Bukik Tamasu Rambatan Kabupaten Tanah Datar cukup tinggi,” ujar Abrar, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Masyarakat setempat bersama pemuda, jelas Abrar, telah mendirikan posko pemeriksaan di perbatasan, ini dilakukan terkait kasus pasien positif corona di Bukik Kkanduang, kabupaten Solok.

“Terjadi peningkatan lalu lintas warga dalam 3 hari terakhir,” tambah Abrar.

Hari pertama tercatat 10 orang yang melintasi perbatasan, hari kedua tercatat 92 orang, dan  dan hari ini sampai pukul 11.50 WIB sudah ada 56 orang.

“Camat, Wali Nagari, Wali Jorong dan relawan berharap posko ini dilengkapi personil TNI, POLRI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kesehatan , PMI dan relawan lainnya serta bantuan penerangan listrik untuk posko,” jelas Abrar.

Kondisi ini, jelas Abrar sudah dilaporkan ke Pimpinan untuk tindakan selanjutnya, Untuk mendukung kinerja, Posko tersebut sudah didukung APD, Termogun, Hand Sanitazer, disinfektan, brosur, poster panduan PSBB dan bahaya Covid-19 dan Spanduk.

“Masyarakat Tanah Datar diharapkan terus meningkatkan kesadaran terhadap bahaya Covid-19 dengan mengikuti himbauan pemerintah daerah,” tukuk Abrar.

Reporter: Dajim    Editor: Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...