Wawako Hadiri Arisan Panggung Pidato Adat Se-Kota Solok

panggung
Solok, SuhaNews – Wakil Wali Kota (Wawako) Solok, Ramadhani Kirana Putra menghadiri arisan panggung pidato adat se-Kota Solok, Kamis (10/3) di Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Kampung Jawa.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H.Irzal Ilyas Dt.Lawik Basa, Ketua LKAAM Kota Solok, H. Rusli Khatib Sulaiman, Ketua Pembina Adat dan Syarak Kota Solok, Yurmatias Dt.Rajo Padang, OPD terkait, Camat Tanjung Harapan, Feri Agriadi, Lurah Kampung Jawa, Mukhrizon.

Baca juga: Kabupaten Solok Gelar Lomba Pidato Adat dan Saluang Dendang

Wakil Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra mengapresiasi panggung pidato adat yang  konsisten menjaga silaturrahim. Hampir setiap minggu dilakukan arisan panggung pidato adat.

“Ini sebagai bentuk kebersamaan dan kolaborasi dan kepedulian kita kepada Kota Solok,” ujar Ramadhani Kirana Putra.

Ramadhani Kirana Putra menyampaikan ucapan terima kasih kepada tokoh adat, karena telah melestarikan adat dan budaya di Kota Solok.

“Semoga kerjasama Pemko Solok dan tokoh adat bisa menata kota ini nmenjadi lebih baik,” sebutnya.

Wawako meminta masukan, arahan dan saran dari tokoh adat dalam menjalankan roda pemerintahan Kota Solok periode 2021-2024.

“Mohon berikan masukan, saran, dan teguran apabila dalam menjalankan roda pemerintaham bersama Wali Kota Solok ada kebijakan yang menyimpang,” ujar Ramadhani Kirana Putra.

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, H.Irzal Ilyas Dt.Lawik Basa juga bangga dengan tokoh adat, bundo kanduang dan tokoh masyarakat di Kota Solok yang bersama Pemerintah Kota Solok selalu eksis dan bersinergi dalam membangun Kota Solok.

“Panggung pidato adat agar selalu bergerak maju menjaga dan melestarikan adat budaya Minangkabau di Kota Solok,” ujar Irzal Ilyas. (Wewe)

Baca juga: 51 Tahun Kota Solok, Rapat Paripurna Bernuansa Adat

Facebook Comments

BACA JUGA  Maini Pimpin Disdukcapil, Lila Yanwar Jadi Direktur RSUD Padang Panjang
loading...
Artikulli paraprakKepala Desa se-Sawahlunto Touring ke Nagari Pasie Laweh, Agam
Artikulli tjetërKisah Chintya, Siswi Asal Palembang Yang Ajak Perempuan Berani Bermimpi