Zul Elfian Kembali, Pilkada Kota Solok Bakal Sengit

560
kemba
SOLOK – Di sela-sela derasnya arus informasi tentang Pandemi Covid-19, menyeruak kabar tentang bakal kembalinya petahana, Zul Elfian masuk bursa balon Wali Kota Solok 2020-2025. 

Selama ini, tersiar kabar Zul Elfian yang lebih akrab dengan sapaan Buya,  hanya satu periode memimpin Kota Beras Serambi Madinah ini. Buya berencana maju sebagai Bupati Solok dan melihat peluang di provinsi.

Tanda-tanda itu sudah terlihat. Baliho dan gambar Zul Elfian sudah terlihat di berbagai tempat di luar Kota Solok. Namun sebulan terakhir, Zul Elfian lebih banyak dibicarakan kembali bersaing di Kota Solok. ia maju untuk periode kedua.

Politik memang dinamis dan cair. Ia bisa mengalir dan berubah setiap saat. Tidak ada yang tidak mungkin, apalagi pertarungan memang belum dimulai. Semuanya masih digodok dan dikocok. Bola liar masih bergulir ke arah tak terduga.

kembaKembalinya Zul Elfian membuat peta perpolitikan di Kota Solok kian bergairah. Tiga kandidat yang  bersaing ketat mendapatkan suara warga Kota Solok  sejak enam bulan terrakhir mendapatkan saingan baru.

Yutris Can, Ismael Koto dan Reinier yang saling salip dalam berbagai survey, termasuk Polling SuhaNews, kini harus berbagi suara dengan Zul Elfian. Apalagi sebagai petahana, Zul Elfian termasuk birokrat senior di Kota Solok. Mulai dari staf hingga Wakil Wali Kota pernah dijalaninya.

Melihat tikam jejak Buya di Kota Solok, tentu tidak ada yang meragukan, apalagi jika selama memimpin Kota Solok bersama Reinier warga Kota Serambi Madinah ini melihat keberhasilan.  Tentu pilihan akan kian condong kepada Zul Elfian.

kembaSebaliknya, kalau kepemimpinan Zul Elfian- Reinier tidak memenuhi harapan, maka peluang Yutris Can dan Ismael Koto kian terbuka. Semua tahu, jika ada Pilkada 2016 lalu, Zul Elfian menyingkirkan Ismael Koto, sementara Yutris Can gagal mencalonkan diri dan mundur.

Sementara dari polling SuhaNews, hingga Jumat (5/6/2020) ini, suara Ismael Koto  masih di atas suara Yutris Can dan Reinier. Ismael Kota mampu mendulang suara 7211 votes  atau sekitar 41%, Yutris Can 6730 votes 39% dan Reinier 3238 votes 19% dari 17.452  suara yang masuk. Suara ini akan terus bergerak menjelang penetapan calon bahkan hingga pemilihan.

Dibandingkan dengan tiga kandidat lainnya nama Hendriyas nampaknya tidak begitu populer oleh para voter di polling SuhaNews. Hadirnya Zul Elfian dalam bursa pembalonan, bisa saja mengubah peta politik di Kota Solok.

kembaWarga Kota Solok bakal  melihat rekam jejak setiap balon. Apalagi pemilih  cerdas tidak akan mudah denngan iming-iming dan janji pilkada. Melihat rekam jejak menurut pandangan masing-masing tentu akan menjadi cara bijak untuk menentukan pilihan.

Politik  Kota Solok sanngat dinamis. Segala kemungkinan masih mungkin terjadi, apalagi hingga sekarang belum ada balon yang mengantongi rekomendasi DPP Partai Politik secara penuh untuk bisa mencalonkan diri.

Pandemi Covid-19 ikut mempengaruhi lambannya didapatkan rekomendasi DPP Partai ini. Bahkan calon independen belum bisa bernafas lega saat ini karena belum ada verifikasi dan validasi lapangan, sebelum persyaratan foto kopi KTP disahkan atau ditolak.

Menculnya kembali nama Zul Elfian dalam bursa Pilkada Kota Solok kian meramaikan persaingan untuk mendapatkan BA 1 P. Dengan demikian sekarang sudah ada lima nama yang mengapung Hendriyas, Ismael Koto, Reinier, Yutris Can dan Zul Elfian.

kembaSebelumnya, masyarakat Kota Solok sudah mengetahui bahwa Zul Elfian hanya bakal memimpin kota ini selama satu periode. Namun sejak awal, sudah ada yang memprediksi jika Zul Elfian bakal kembali mencalonkan diri di Kota Solok, dengan dua alasan, permintaan masyarakat dan sokongan partai.

Jika Pilkada serentak jadi digelar pada Desember 2020 ini, dan lima nama ini maju dalam memperebutkan BA 1 P, tentu warga Koto Solok bisa melangkah tanpa ragu ke bilik suara karena semuanya sudah dikenal oleh warga kota ini. Wewe

Baca Juga:

 

Facebook Comments

loading...