Arosuka, SuhaNews. 1 Lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah meninggal dunia dirumah duka Gantung Ciri, Minggu (26/4) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kabar duka ini disampaikan juru bicara gugus tugas penaganan Covid-19 Kab. Solok Syofiar Syam yang juga Kabag Humas Setda Kab. Solok pada SuhaNews Minggu (26/4) pagi.
“Satu lagi warga Kabupaten Solok yang statusnya PDP meninggal dunia pagi ini. Almarhum meninggal dirumah saat menjalani isolasi mandiri setelah memaksa pulang dari rumah sakit. Penyelenggaraan jenazahnya mamakai SOP Covid-19”, ujar Syofiar.
Syofiar menjelaskan Almarhum dengan inisial GU (64) dibawa oleh keluarga ke RSU M. Matsir Sabtu (25/4) siang. Saat dibawa ke RSU M. Natsir Kota Solok pasien menyampaikan keluhan sakit Jantung. Kemudian rumah sakit melakukan rontgen yang hasilnya menggambarkan Bronkitis Peneumoni, maka pihak rumah sakit menyatakan Gu sebagai PDP dan langsung diambil spesimen untuk swab test.
Namun sorenya pasien memaksa untuk pulang, dan keluarga membawa pasien pulang sekitar pukul 16.30 WIB dengan catatan pasien menjalani isolasi mandiri.
Syofiar menambahkan sebelumnya pasien GU ini pernah kontak dengan keluarga yang baru pulang dari Pekanbaru.

Sementara itu Elvi salah satu warga Gantung Ciri yang dihubungi SuhaNews mengatakan bahwa untuk mematuhi protokoler Civid-19, Wali Nagari Gantung Ciri Drs. Hendri Yudha menghimbau masyarakat untuk tidak melayat ke rumah duka. Biarkan penyelenggaraan dilakukan oleh petugas yang ditunjuk oleh rumah sakit.
“Tadi ada himbauan wali nagari untuk tidak melayat, karena protokol Covid-19 diberlakukan pada almarhum. Wali nagari meminta masyarakat mendoakan Almarhum dari rumah masing-masing,” sebut Elvi. Moentjak
Baca Juga :



Facebook Comments