101 Siswa MAN 2 Solok Ikuti TKA dan Guru Ikuti PKKM

Singkarak, SuhaNews – MAN 2 Solok melaksanakan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang diikuti oleh 101 siswa kelas XII. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dengan setiap harinya dibagi menjadi tiga sesi mulai Rabu (5/11).

Pada hari pertama, siswa melaksanakan TKA untuk mata pelajaran wajib, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Sementara itu, pada hari kedua dijadwalkan untuk mata pelajaran pilihan wajib. Setiap sesi tes berlangsung selama 150 menit, dengan pengawasan ketat dari panitia dan guru pengawas silang untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan lancar.

Tujuan utama dari pelaksanaan TKA ini adalah untuk mengukur kemampuan akademik siswa sebagai bentuk evaluasi kesiapan mereka dalam menghadapi ujian akhir dan seleksi perguruan tinggi. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi madrasah untuk memetakan kompetensi akademik siswa sesuai dengan capaian pembelajaran pada tingkat akhir.

Di samping kegiatan TKA, secara bersamaan juga dilaksanakan pra Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MAN 2 Solok. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, H. Zulkifli, S.Ag, MM, didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad), Lizi Virma Suryani, M.Si, serta pengawas madrasah Ulil Amri, S.Pd, M.Pd dan Syawaludin, S.Pd.I.

00503 man 2 solok a

Setelah proses penilaian dilakukan oleh tim, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dan pembinaan oleh Kakankemenag kepada tim PKKM terkait pelaksanaan dan tindak lanjut hasil penilaian. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi, profesionalisme, serta peningkatan mutu madrasah dalam segala aspek, termasuk akademik dan manajerial.

Kedua kegiatan ini mencerminkan komitmen MAN 2 Solok untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan tata kelola madrasah yang efektif, akuntabel, dan berorientasi pada prestasi siswa serta profesionalitas tenaga pendidik dan kependidikan. Nel|Fendi

BACA JUGA  Ketua MUI Berharap BKMT Bisa Menjadi Pelopor Gerakan Ekonomi Syari'ah di Kota Bukittinggi

Berita terkait :

Facebook Comments

Google News