Solok, SuhaNews. Persatuan Guru Republik Indobesia (PGRI) cabang Kecamatan Kubung melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pemanfaatan IT dalam Pembelajaran. Kegiatan ini dilangsungkan di SMA 1 Kubung, Senin (23/11/2020).
Sebanyak 120 guru dari berbagai tingkat mulai SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK se-Kecamatan Kubung dan juga dari sekolah yg berada diluar Kecamatan Kubung mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan para Guru dalam pembelajaran dengan pemanfaatan IT.

Pendidikan dan Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 23 s/d 26 dengan pembagian luring dan daring dan untuk luring dibagi menjadi 2 kloter, kloter I mulai jam 08.40- 12.00 WIB dan kloter II mulai 12.30-16.30 WIB. Materi yang diajarkan berupa penguasaan Google Aplikasi.
Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar Kabupaten Solok DR. Asrinur, M.Pd. Dalam sambutannya Asrinur menyampaikan permohonan maaf Bapak Kadis Pendidikan yang berhalangan hadir, selanjutnya Asrinur berpesan agar pembelajaran online lebih berkualitas dan guru dapat menguasai media pembelajaran, dan jangan sampai melupakan menanamkan nilai-nilai karakter walaupun belajar secara virtual ujarnya.
Bimtek ini menghadirkan narasumber Hendra Perdana, M.Kom yang sehari-sehari bertugas di SMA 1 Kubung.
Ketua PGRI Kecamatan Kubung. Dalam laporannya, mengatakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan se Kecamatan Kubung dalam rangka Peringatan HGN dan HUT PGRI ke 75 disamping program kerja PGRI Kecamatan Kubung. Disamping itu PGRI Kecamatan Kubung siap membantu pendidik di Kecamatan Kubung dan tidak menutup dari luar Kecamatan Kubung dalam pengembangan pembelajaran berbasis online bagi sekolah yang membutuhkan.
“Dan ini merupakan merupakan komitmen kami Pengurus PGRI Kecamatan Kubung untuk berbagi ilmu dan bermanfaat bagi lingkungan dan siap menjadi pusat keunggulan,” kata Riyosnal Putra.

Pendidikan dan Pelatihan hari ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesional guru dalam menggunakan teknologi. Karena bimbingan ini diselenggarakan sebagai langkah untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah agar memindahkan proses pembelajaran dari sekolah ke rumah. Pembelajaran dalam jaringan (daring) ini merupakan suatu pembelajaran yang cocok dengan kondisi sekarang sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid-19.
reporter : Iben editor : Moentjak
BACA JUGA :



Facebook Comments