Solok, SuhaNews – Dua pekan pasca hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah, arus balik menggunakan angkutan darat khususnya bus yang melewati terminal Bareh Solok masih padat dalam dua hari terakhir, Sabtu (14/5).

Belasan bus yang dioperasikan berbagai perusahaan silih berganti meninggalkan terminal Bareh Solok menuju berbagai kota di Jabodetabek Bandung maupun Palembang dan Bengkulu serta kota-kota di Riau, Jambi dan Sumatera Utara.
Selain membawa perantau yang baru saja merayakan Idul Fitri di kampung halaman, juga membawa penumpang dengan berbagai keperluan seperti urusan dinas dan sebagainya.
Beragam alasan penumpang yang memilih berangkat diakhir pekan ini, mulai dari menunggu harga tiket kembali normal maupun menikmati cuti dan libur kerja yang tersisa. Ada juga yang sengaja memilih berangkat untuk menghindari macet pada beberapa titik akibat padatnyua arus balik.
Eti (45) penumpang bus tujuan Jakarta kepada SuhaNews mengungkapkan alasannya untuk menghindari macet di Bakauheni. Karena padatnya arus balik sebagaimana pengalamannya pada tahun 2019 yang lalu, lama menunggu antri menyeberang dari Bakauheni menuju Merak.

“Selain itu kita juga menunggu harga tiket kembali normal, karena hingga H+7 harga tiket mencapai sembilan ratus ribu untuk kelas tertinggi, saya ada enam orang semuanya yang hendak balik,” ujarnya.
Sementara Nurman, perantau asal Solok ini memiliki alasan memilih lebih lama di kampung karena sudah dua kali lebaran ia tak pulang akibat pandemi. Selain itu, karena profesinya oedagang, ia baru pulang ke Solok pada Selasa (3/5) atau seharai setelah Idul Fitri. Baginya kesibukan jelang hati raya merupakan slah satu momen mengais rezeki di rantau.
Untuk kemudahan mendapatkan tiket disebutkannya, saat ini termasuk tidak sulit. Selain lebih banyak pilihan bus, juga tersedia tiket online.
Untuk bus yang berangkat masih di dominasi oleh PO NPM dan ANS, disusul oleh PO MPM dan Transport. Pemain baru PO. Sembodo, Epa Star dan Palala juga penuh oleh penumpang dengan jumlah keberangkatan lebih dari satu unit.
Setiap loket penuh sesak oleh calon penumpang serta barang bawaan mereka, bahkan ada beberapa trip keberangkatan yang terlambat dari jadwal. Hal ini disebabkan jalur yang dilalui oleh bus sebelum sampai di terminal Bareh Solok masih mengalami perlambatan karena padatnya arus lalu lintas. Moentjak
- H+7 Lebih 50 Bus Tinggalkan Terminal Bareh Solok Bawa Perantau ke Berbagai Kota
- Manjakan Perantau, NPM Luncurkan 5 Armada Baru Diikuti Palala dan Sembodo
- Bus ALS Tujuan Surabaya Terbakar di Sijunjung Akibat Korsleting
idul idul idul idul idulÂ



Facebook Comments