30 Pengelola Pondok Pesantren Ikuti Diklat di Kemenag Kab.Solok

30 Pengelola Pondok Pesantren Ikuti Diklat di Kemenag Kab.Solok
Koto Baru, SuhaNews. Sebanyak 30 pengelola pondok pesantren di Kabupaten Solok mengikuti Diklat di Kantor Kemenag, mulai Senin (16/8) hingga Sabtu (21/8) mendatang.

Acara yang berlangsung di aula Hubbul Wathan ini diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Padang, dengn penerapan protokol kesehatan. Muali pemeriksaan suhu peserta maupun panitia sebelum memasuki ruangan, memakai masker, maupun duduk peserta yang dibuat berjarak satu sama lainnya.

Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok DR.Helmi,M.Ag yang membuka Diklat ini mengucapkan selamat kepada 30 pengelola Pondok Pesantren yang mendapat pelatihan pembinaan manajemen pondok pesantren dari Balai Diklat Keagamaan Padang.

Helmi berharap, para peserta mengikuti kegiatan ini dengn sungguh-sungguh, agar materi yang diberikan narasumber dapat diterapkan di pondok pesantren masing-masing nantinya. Disebutnya, kegiatan ini merupakan program Kementerian Agama untuk meningkatkan kualitas pondok pesantren yang sasaran akhirnya melahirkan santri berkualitas.

Dalam kesempatan ini, Helmi juga berbagi pengalaman. Disertasi yang mengantarnya meraih gelar Doktor mengupas tentang peran pondok pesantren dalam melahirkan lulusan beriman, berilmu dan berkterampilan melalui pengayaan keahlian sesuai bakat santri.

“Lulusan pondok pesantren mampu bersaing ditengah bursa kerja karena juga memiliki skill dan keahlian seperti yang dimiliki oleh lulusan sekolah umum. Kuncinya adalah saat menjalani pendidikan di pondok pesantren mereka tealh dibekali berbagai keterampilan sesuai bakat dan pelaung yang ada di pasar kerja,” ujar Helmi.

Disebutnya juga, peluang bagi lulusan pondok lebih besar, karena dengan adanya dasar keimanan yang melekat dalam dirinya menjadi suatu kepercayaan akan kinerja baik. Karena keimanan yang dimiliki dapat menjadi pemandu seseorang pada kebaikan.

Helmi berharap nantinya pengelola pondok pesantren dapat bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk memberikan pelatihan keahlian bagi para santri.

BACA JUGA  Wagub Sumbar: Urang Awak di Tanah Abang Siap Beralih ke Bank Nagari

Menutup sambutannya, Helmi menyampaikan dengan implementasi materi Diklat nantinya, diharapkan Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Solok mampu menjadi yang terdepan dalam menciptakan SDM yang unggul dalam iman, disegani ilmu pengetahuan dan ditunggu keahliannya oleh masyarakat.

Usai membuka Diklat, Helmi memasangkan tanda peserta secara simbolis kepada perwakilan. Pembukaan ini juga dihadiri oleh Kepala BDK Padang yang diwaliki oleh Novrizal, S.Sos serta Kasubag TU Kantor Kemenag Kab.Solok bersama para kepala seksi dan penyelenggara zakat wakaf. Fendi|Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaParis Saint Germain Berharap Raih Trofi Liga Champions Bersama Lionel Messi
Artikel berikutnyaCovid-19 Kabupaten Solok: Bertambah 44 Sembuh, 6 Terkonfirmasi