MAN 3 Solok, Madrasah Pertama Dikunjungi DR.Helmi sebagai Kakan Kemenag

MAN 3 Solok, Madrasah Pertama Dikunjungi DR.Helmi sebagai Kakan Kemenag
Alagan Panjang, SuhaNews. Setelah dilantik sebagai Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok, pekan lalu, DR.Helmi berkunjung ke MAN 3 Solok di Alahan Panjang, Kamis (12/8). Ini menjadi madrasah pertama yang dikunjung inya sejak bertugas di Kab.Solok

MAN 3 Solok menjadi yang pertama dikunjungi DR.Helmi sebagai nahkoda baru di Kantor Kemenag Kab.Solok. Dengan didampingi Kasi Penmad, mantan Kakankemenag Kab.Padang Pariaman ini membuka Lokakarya yang diikuti para guru madrasah tersebut.

Kepala MAN 3 Solok, Yulfentri dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan yang diikuti oleh 34 tenaga pendidikan dan kependidikan ini selan bertujuan untuk meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, juga sebagai upaya mewujudkan madrasah hebat bermartabat dari bumi Lembah Gumanti.

Dihadapan Kakan Kemenag, Yulfentri juga melaporkan, bahwa saat ini MAN 3 Solok salah satu dari beberapa sekolah menengah atas yang ada di kota dingin ini. Namun demikian, peminat tetap tinggi, sehingga dalam penerimaan siswa baru harus dibatasi sesuai kapasitas ruang belajar yang ada.

“Tingginya minat masyarakat mendaftar ke madrasah ini tidak terlepas dari kepercayaan pada kualitas madrasah serta upaya madrasah memberi ruang gerak siswa untuk berprestasi,” jela Yulfentri.

Menutup laporannya, Yulfentri berharap, setelah lokakarya ini, akan ada peningkatkan kualitas sehingga kepercayaan masyarajat kepada MAN  Solok semakin tinggi.

DR.H.Helmi,M.Ag membuka sambutannya dengan memperkenalkan diri sekaligur berbagi pengalaman tugasnya yang pernah menjabat kasi Mapenda sebelum dipercaya menjadi Kakankemenag.

DR.Helmi mengapresiasi dan menyampaikan bahwa lokakarya merupakan upaya yang sangat strategis untuk mengupgrade dan meningkatkan kemampuan guru. Mengutip dirjen bahwa hari ini pendidikan agama tidak lagi berbicara kuantias tetapi kualitas.

“Artinya tidak mungkin kualitas peserta didiknya bagus kalau gurunya tidak bagus, tidak mungkin peserta didiknya berkarakter sementara gurunya tidak,” sebut DR.Helmi.

BACA JUGA  Upacara Terakhir Siswa Kelas XII MAN 3 Solok Berlangsung Khidmat

Diujung sambutannya, DR.Hemi mengatakan bahwa generasi emas dalam Islam hanya tiga yakni Otaknya Berfikir, Hatinya Berzikir dan Tangannya Terampil.

Usai berkunjung dan membuka lokarya di MAN 3 Solok, DR.Helmi juga berkempatan mengunjungi KUA Lembah Gumanti serta MTsN 3 Solok di jalan Gajah Mada Alahan Panjang.Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBantuan Panglima TNI Didistribusikan ke Daerah untuk Tekan BOR di Padang
Artikel berikutnyaBupati Solok Selatan Khairunas Buka Lomba Gerak Jalan HUT-RI