4 Warga dalam Satu Keluarga di Koto Sani, Kab Solok Terkonfirmasi Covid-19

walikota
Arosuka, SuhaNews – Kasus konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Solok kembali bertambah sebanyak tiga orang, sehingga total kasus konfirmasi sudah 46 orang. Sementara pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan terhadap 2.839  orang.

“Penambahan kasus Konfirmasi sebanyak 3 orang berasal dari kontak erat dengan kasus Konfirmasi di Nagari Koto Sani, Kec. X Koto Singkarak,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam melalui relisnya, Sabtu (29/8/2020).

Ketiga orang dimaksud, jelas Syofiar Syam, masuk dalam satu keluarga, yang terdiri atas Ayah, Ibu dan Kakak. Artinya orang tua dan dua anak terkonfirmasi Covid-19. Empat orang dalam satu keluarga ini menjalani karantina mandiri.

Total Warga Kabupaten Solok yang konfirmasi Covid-19 sebanyak 46 orang, dengan rincian yakni  karantina mandiri 16 orang, dirawat 4 (empat) orang, meninggal 3 (tiga) orang dan sembuh sebanyak 23 orang.

“Sabtu, akhir pekan ini tiga warga Koto Sani terkonfirmasi covid-19,” tambah Syofiar Syam.

Adapun ketiga kasus konfirmasi baru yakni:

  1. Laki-laki 60 thn, alamat Nagari Koto Sani, kontak erat dengan kasus Konfirmasi. Yang bersangkutan melakukan karantina mandiri.

    solok
    Syofiar Syam
  2. Perempuan 59 tahun, alamat Nagari Koto Sani, pekerjaan ASN. Kontak erat dengan kasus Konfirmasi. Yang bersangkutan melakukan karantina mandiri.
  3. Perempuan 28 tahun, alamat Nagari Koto Sani. Kontak erat dengan kasus Konfirmasi. Yang bersangkutan melakukan karantina mandiri.

Syofiar Syam, yang juga Kabag Humas ini mengingatkan bahwa Bupati Solok sudah mengeluarkan Perbup Nomor 44 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan  sebagai upaya pencegahan dan pengendalian  Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Solok.

“Setiap warga diharapkan  menggunakan alat pelindung diri berupa masker, mencuci tangan, pembatasan interaksi fisik dan meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” jelas Syofiar Syam mengutip Pasal 6 Perbub ini.

Sementara di Pasal 8 dijelaskan bahwa bagi perorangan yang melanggar kewajiban sebagaiman pasal 6 akan dikenakan sanksi berupa teguran lisan, teguran tertulis, kerja sosial dan denda administratif. Wewe

Baca juga:

Facebook Comments

loading...