Bakar Rumah Mertua, Napi Asimilasi Ditangkap Polres Padang

SuhaNews. N (30) Napi Lapas Padang yang mendapatkan bebas bersyarat/ asmilasi dari Kemenkumham pada 1 April 2020 lalu, kembali ditangkap Polres Padang Kota karena membakar rumah mertuanya.

Dilansir oleh Topsatu.com, residivis kasus narkoba ini ditangkap atas laporan korban ke Polisi. Laporan itu dibuat di Polsek Koto Tangah, Kota Padang. Lp /198/B/IV/2020/Sektor Tanggal 02 April 2020. Pemilik rumah Joni (46) melaporkan menantunya ke polisi.

Usai kejadian pada 2 April 2020 yang lalu, N sempat kabur beberapa minggu berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polresta Padang yang bergabung dengan Unit Opsnal Reskrim Polsek Koto Tangah.

Napi kasus narkoba 2013 itu ditangkap ketika mengendarai sepeda motor dekat Hotel Ibis, Kecamatan Padang Utara, Kamis (30/4).

Untuk menemukan keberadaan pelaku, Polsek Koto Tangah pun sampai menyisir ke rumah orang tua pelaku yang berada di Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan.

Penangkapan pelaku di dekat Hotel Ibis dilakukan Satreskrim Polresta Padang yang langsung di pimpin Dantim Buser AIpda David Rico Darmawan bergabung dengan Unit Opsnal Reskrim Polsek Koto Tangah.

Residivis ini ditangkap tanpa melakukan perlawanan dan pelaku pun langsung digiring ke Polresta Padang dan diserahkan ke Polsek Koto Tangah.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, pelaku merupakan napi asimilasi yang baru keluar dari dalam Lapas Padang. Pelaku membuat ulah lagi dengan membakar rumah mertuanya dan pergi melarikan diri.

“Pelaku diserahkan ke Polsek Koto Tangah karena laporanya berada di Polsek Koto Tangah dan untuk penyelidikan selanjutnya. Ditangkapnya Nofriadi menambah jumlah napi asimilasi yang berhasil di tangkap. Jumlahnya sudah 4 napi,” katanya.

Terpisah, Kapolsek Koto Tangah AKP Zabri Efino mengatakan juga, pelaku sudah mengakui perbuatanya, pelaku mengaku karena sakit hati di dalam penjara isterinya tidak menengoknya.

BACA JUGA  Bahas Bus Sekolah, Wako Pariaman Sambangi Kementerian Perhubungan

“Karena tidak ingin menyerahkan anak, pelaku bertengkar dengan isterinya. Akhirnya pelaku membakar rumah mertuanya lalu kabur,” ungkapnya. Tidak hanya rumah, dua sepeda motor ikut ludes.

editor : Moentjak sumber : Topsatu.com

Baca Juga :

Facebook Comments

Google News