SuhaNews – Bupati Agam, Indra Catri berharap rumah penerima BLT (Bantuan Langsung Tunai) terkait dengan covid-19 dipasangi stiker, sesuai dengan jenis bantuannya. Daftar nama-nama penerima bantuan ini diharapkan dipajang di kantor kenagarian.
“Seluruh aparatur terkait di jajaran Pemerintah Kabupaten Agam sampai Ke nagari agar betul-betul menuntaskan pemberian bantuan ini secara transparan,” harap Indra Catri di Kantor Kenagarian Pasia Laweh, Palupuah, Rabu (27/5), sebagaimana dilansir dari Prokabar.com.
Masih banyak rumah masyarakat penerima bantuan, ujar Bupati Indra Catri, yang belum dipasang stiker sesuai dengan jenis bantuannya.
Bagi warga yang belum menerima bantuan, jelas Indra Catri, diminta bersabar menunggu gilirannya. Tidak perlu ribut-ribut, tidak boleh curang, hindari fitnah, hindari ghibah, bertengkar, tetap di rumah.
“Semoga corona ini cepat tuntas di Kabuaten Agam,” ujar Indra Catri.
Bupati Agam, Indra Catri menyerahkan simbolis BLT Kabupaten Agam di Kantor Kenagarian Pasia Laweh, Palupuah.
Kabupaten Agam, jelas Indra Catri, mengubah salah satu jenis bantuan Beras dan Sembako yang diberikan pada bulan pertama menjadi BLT di bulan ini. Hal ini dilakukan dalam rangka melengkapi pemberian bantuan terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19 di Kabupaten Agam. Khususnya yang belum terakomodir dalam 5 jenis BLT terdahulu.
“Ada beberapa pertimbangan dalam menyalurkan BLT pada saat terakhir,” ujar Indra Catri.
Pertama, untuk menggenapi sasaran BLT yang lainnya. Kedua, untuk menutup pengurangan sasaran akibat perubahan regulasi dari BLT yang ada. Ketiga, untuk menampung sasaran baru yang dinilai berhak mendapat bantuan namun belum terdata oleh tim survey Pemerintah Nagari.
Bupati Agam ini berharap BLT dapat menggenapi dan menuntaskan pemberian bantuan kepada masyarakat yang betul-betul berhak mendapatkannya. Nama penerima diharapkan memang sudah keputusan dari Pemerintahan Nagari melalui Musyawarah Nagari.
Editor: Wewe Sumber: Prokabar.com
Baca Juga:



Facebook Comments