Ramadhan 1447, Pentingnya Menjaga Silaturrahmi

Ramadhan 1447, Pentingnya Menjaga Silaturrahmi

oleh H. Hadi Sulman, S.Ag, Penyuluh Agama Ahli Madya (PAIF) Kantor Kemenag Kab. Solok
Silaturrahmi, hampir setiap hari kita mendengar kata yang berasal dari bahasa Arab ini yang artinya hubungan antar manusia. Islam mengajarkan pada umatnya untuk selalu menjaga Silaturrahmi karena bermanfaat dan bertujuan untuk mempererat persaudaran dan menjaga hubungan baik.

َﺍلْحَمْدُ للهِ حَمْدًا كَثِيْرًا كَمَا أَمَرَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِيْنَ. اَمَّا بَعْدُ.

 

02103 hadi sulman
H. Hadi Sulman, S.Ag, Penyuluh Agama Ahli Madya, PAIF Kantor Kemenag Kabupaten Solok

Bersilaturrahim dipandang sangat penting sekali untuk diterapkan dalam kehidupan seorang muslim, karena dengan bersilaturrahim maka akan mendapat keutamaan yang luar biasa. Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW : Persaudaraan itu tergantung di “Arasy, ia berkata :Barangsiapa yang menghubungi aku, Allah menyambungnya dan barangsiapa yang memutuskan aku Allah memutusnya.

Dari hadits diatas, menjelaskan kepada kita kaum muslim bahwa, ketika kita menghubungi dan melanjutkan silaturrahim itu, maka Allah SWT akan menyambungnya. Lalu sebaliknya, ketika kita memutuskan silaturrahim itu, maka Allah akan memutuskannnya pula.

Perlu diketahui, yang dimaksud dengan menghubungi silaturrahim itu adalah orang yang suka menyambung dan melanjutkan silaturrahim yang terputus diantara sesama keluarga muslim.

Kita berusaha dengan ikhlas agar menyambung silturrahim itu kepada keluarga dengan silaturrahim terhadap keluarga yang memutuskan silaturrahim dengan kita.

Diantara manfaat silaturrahim itu adalah, Allah SWT akan memberikan tambahan rezki dan Allah SWT akan mendatangkan suatu kebaikan berupa pahala dari Allah SWT. Sekaitan dengan manfaat silaturrahim ini, Nabi Muhammad SAW bersabda :

Artinya : Barangsiapa yang ingin rezekinya banyak dan dikenang bekasnya, maka hendaknya suka bersilaturrahim (Hadits riwayat Bukhari-Muslim)

BACA JUGA  Tak Lagi Zona Hijau, 1 Warga Kota Solok Positif Covid-19

Diantara mudharat dari tidak mau bersiilaturrahim atau orang yang memutuskan hubungannya dengan keluarga dan sesama muslim itu, akan cepat mendapat kejahatan dan siksa dari Allah SWT dan akan cepat mendapat siksa atau balasan dari Allah SWT

Sekaitan dengan keburukan dari memutuskant silaturrahim ini, Nabi Muhammad SAW bersabda :
Artinya : Sesuatu yang paling cepat dapat mendatangkan kebaikan ialah balasan (pahala) orang yang berbuat kebaikan dan menghubukan silaturrahim, dan yang paling cepat mendatangkan kejahatan ialah balasan (siksaan) orang yang berbuat jahat dan memutuskan hubungan keluarga (Hadits riwayat Ibnu Majah)

Dalam realita kehidupan secara pribadi, keluarga dan bermasyarakat, sungguh sudah banyak kita saksikan keberuntungan dari orang yang melanjutkan silaturrhim yang terputus. Sebaliknya sudah banyak pula kejelekan dan mudharat yang diterima dan di datangkan Allah terhadap orang yang memutuskan silaturrahim tersebut.

Dari uaraian diatas, dapat disimpulkan, ajaran Islam sangat menekankan pentingnya untuk menjaga dan menjalin silaturrahim terutama dengan sesama keluarga. Allah SWT dalam Alqur’an dan diperjelas oleh Nabi Muhammad SAW dalam haditsnya, telah memberitakan manfaat dan mudharat dari silaturrahim tersebut. penting penting penting penting

Diantara manfaat dari tetap menjaga dan menjalin silaturrahim adalah Allah SWT memberikan tambahan rezki dan mendatangkan kebaikan berupa pahala. Adapun mudharat dari tidak mau menjalin silaturrahim itu adalah akan cepat mendapat kejahatan dan siksa atau balasan dari Allah SWT.

Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita, sehingga kita menjadi hamba Allah SWT yang suka dan selalu menjalin dan menjaga silaturrahim, baik dengan anggota keluarga maupun dengan sesama muslim lainnya dalam kehidupan kita.

Baca Juga : 

Facebook Comments

Google News