Tausiah Ramadan, Al Qur’an Kompasnya Umat Islam
oleh : Hadi Sulman, S.Ag, Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Kabupaten Solok
Allah menurunkan Al Qur’an sebagai pedoman hidup manusia, ibarat kompas, Al Qur;an menunjukan arah terutama pada kebaikan. kompas kompas
- Alqur’an
Alqur’an berasal dari kata Qara’a berarti telah membaca dan qur’an berarti bacaan.
Hukum mempelajari tajwid demi untuk memnaapkan bacaan alqur’an adalah fardhu ‘ain.
Nama lain Alqur’an adalah Al-Huda yang berarti petunjuk. Firman Allah SWT dalam QS.2 Al-Baqarah ayat 2 yang artinya, “Itulah Kitab yang tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi orang yang bertaqwa”
- Kompas
Kompas berarti pedoman, arah, petunjuk.
Kompas bertujuan untuk memberikan pedoman kepada orang untuk berjalan di jalan yang berlaku.
- Alqur’an sebagai kompas umat Islam
Alqur’an sebagai petunjuk umat Islam. Di dalamnya berisi beberapa hukum :
- Hukum wajib, perintah atau suruhan yang harus dilaksanakan, seperti diwajibkan atasmu berpuasa, dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat, perintahkanlah keluargamu untuk shalat
- Hukum Sunat, amalan ketika dikerjakan berpahala dan ketika ditinggalkan tidak berdosa
- Hukum Haram, larangan untuk meninggalkan, amalan yang dikerjakan berdosa dan ditinggalkan berpahala
- Hukum Makruh, amalan yang dibenci, berpahala meninggalkannya
- Hukum Mubah, amalan yang dikejakan tidak apa-apa dan tinggalkan juga tidak apa-apa
- Alqur’an diturunkan pada bulan Ramadhan, sebagai petunjuk bagi manusia dan menjelaskan dari petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan salah)
Firman Allah SWT dalam QS.2 Al-Baqarah : 185 yang artinya, Pada bulan Ramadhan diturunkan padanya Alqur’an, petunjuk bagi manusia dan menjelaskan dari petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan salah
- Alqur’an yang dibaca akan menambah keimanan
Firman Allah SWT dalam QS.8 Al-Anfal : 2 yang artinya, Dan apabila dibacakan atas mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah keimanan mereka
- Alqur’an yang diturunkan itu menjadi obat dan rahmat bagi orang yang beriman
Firman Allah SWT dalam QS.17 Al-Isra : 82 yang artinya, Dan Kami turunkan Alqur’an, menjadi obat dan petunjuk bagi orang-orang yang beriman
- Allah SWT menunjukkan 2 jalan kepada manusia di dalam Alqur’an yang diturunkan itu
Firman Allah SWT dalam QS.17 Al-Isra : 82 yang Dan Kami telah menunjukkan kepadanya 2 jalan (Kebaikan dan kejahatan)
- Suruhan untuk mendalami Alqur’an
Firman Allah SWT dalam QS.57 Al-Qamar : 17
Sesudah kisah Nabi Nuh AS : hujan dari langit dan dari bumi, Banjir besar
Artinya : Sesungguhnya Kami mudahkan Al-Qur’an (bagi manusia) untuk jadi pelajaran. Apakah ada orang yang mengambil pelajaran?
Firman Allah SWT dalam QS.57 Al-Qamar : 22
Sesudah kisah Kaum ‘Aad : angin kencang sehingga manusia tubang spt pokok korma yang tumbang
Firman Allah SWT dalam QS.57 Al-Qamar : 32
Sesudah kisah Kaum Tsamud : suara keras yang menggelegar, mereka spt rumput kering yang luluh
Firman Allah SWT dalam QS.57 Al-Qamar : 40
Sesudah kisah Kaum Luth : sesama jenis laki-laki, dibutakan mata mereka
Dalam Al-qur’an ada berisi peringatan, dan ancamannya
Firman Allah SWT dalam QS.20 Tha-Ha : 124 yang artinya : Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatan-Ku, maka a akan menemui kehidupan yang sulit dan Kami kumpulkan ia di hari kiamat sebagai orang buta
Toha Oemar dalam Tafsir Alqur’anul Karim menjelaskan 3 kelompok manusia yang terdapat dalam Firman Allah SWT Al-qur’an Surat 35 Fathir : 32 yang artinya : Kemudian Kami wariskan Kitab itu kepada orang-orang yang Kami pilih diantara hamba-2 Kami, lalu diantara mereka ada yang menganiaya diri sendiri, dan diantara mereka ada yang pertengahan dan diantara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah SWT. Yang demikian itu adalah karunia Allah yang besar
- Toha Oemar dalam Tafsir Alqur’anul Karim menjelaskan 3 kelompok manusia yang terdapat dalam Firman Allah SWT Al-qur’an Surat 56 Al-Waqi’ah : 8-12 yang artinya : Apabila terjadi hari kiamat, tidak seorangpun yang berdusta dengan kejadiannya. Kejadian itu merendahkan 1 golongan dan meninggikan golongan yang lain. Kamu akan menjadi 3 golongan, yaitu golongan kanan, alangkah mulianya golongan kanan itu. Dan golongan kiri, alangkah sengsaranya golongan kiri itu dan orang-orang yang beriman paling dahulu. Mereka itulah orang yang didekatkan kepada Allah , berada dalam Jannah penuh kenikmatan
Golongan kiri : zalim pada diri sendiri, disebabkan maksiat, baik dalam hal yang dilarang atau lalai melakukan kewajiban maupun biasa meninggalkan kewajiban
Golongan kanan : Merasa puas diposisi aman, patuh, tetapi tidak berupaya melakukan yang terbaik
Golongan Al-Muqarrabun : tidk sekedar patuh, tetapi memilih yang terbaik dalam beramal shaleh sesuai dengan kemampuan dan berupaya diposisi terdepan dalam mendekatkan diri kepada Allah, itulah kelompok istimewa
- Firman Allah SWT Al-qur’an Surat 56 Al-Waqi’ah : 27-28 dan 41 menjelaskan bahwa golongan kanan itu adlah penghuni sorga dan gologan kiri penghuni neraka
Artikel lainnya :
- Tausiah Ramadan, Berbakti Kepada Kedua Orangtua
- Tausiah Ramadan, Kandungan Surat Al Fath ayat 29
- Tausiah Ramadan, Keutamaan Membaca Al Qur’an, Hukum dan Faedah Mempelajari Ilmu Tajwid
- Tausiah Ramadan, Penghapus Amal Kebaikan
- Tausiyah Ramadan, Generasi Idaman Menurut Ajaran Islam
- Tausiah Ramadan, 3 Amal Yang Paling Dicintai Allah
- Tausiah Ramadan, 3 Hal Yang Perlu Dirawat Untuk Mendapatkan Ridha Allah SWT
- 4 Upaya Meningkatkan Ibadah di Bulan Suci Ramadhan



Facebook Comments