Bukittinggi,SuhaNews | Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda madrasah. Grup Misykah Voice dari MAN 1 Kota Bukittinggi tembus finalis dan berhasil meraih Juara 2 pada ajang Lomba Musikalisasi Puisi Antar Negara dalam rangkaian International Minangkabau Literasi Festival (IMLF) ke-4, Kamis malam (04/06) di pelataran Jam Gadang. Capaian prestasi internasional ini semakin mengukuhkan eksistensi madrasah khususnya Kota Bukittinggi di bidang seni, budaya, dan literasi tingkat global.
Kompetisi bergengsi ini mempertemukan 14 grup terbaik dari berbagai negara serumpun, di antaranya Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. IMLF ke-4 yang diselenggarakan oleh Satu Pena Sumbar dan Talenta Indonesia, bekerja sama dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan, menjadi ruang strategis dalam memperkuat jalinan budaya, sastra, dan identitas bangsa antarnegara.
Tampil di hadapan peserta internasional dan masyarakat luas di kawasan Jam Gadang Bukittinggi, ikon bersejarah Kota Bukittinggi, Misykah Voice di bawah binaan Berri Tamara dan Budi Hadiwaijaya menunjukkan penampilan memukau melalui harmonisasi musik dan penghayatan puisi yang kuat. Penampilan tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri dan penonton, hingga mengantarkan mereka meraih posisi terbaik kedua pada ajang tersebut.
Keberhasilan ini terasa semakin istimewa karena diraih dalam momentum Perayaan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi, simbol sejarah yang menjadi saksi lahirnya generasi muda madrasah yang mampu tampil percaya diri di panggung internasional dan membawa nama Indonesia dengan penuh kebanggaan.
Kepala MAN 1 Kota Bukittinggi, Zulfadhli Alfa menyampaikan apresiasi mendalam atas capaian luar biasa tersebut. Menurutnya, keberhasilan Misykah Voice merupakan buah dari kerja keras, latihan, disiplin, serta semangat kolaborasi seluruh tim. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih Grup Misykah Voice. Ini bukan sekadar kemenangan, tetapi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing dan menunjukkan kualitas terbaik di tingkat internasional. Prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik MAN 1 Kota Bukittinggi untuk terus berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni, budaya, dan literasi,” ujar Kepala MAN 1 Kota Bukittinggi. juara juara juara juara
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi melalui Kasi Pendidikan Madrasah, Aldy Heko Putra memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi ini menjadi gambaran nyata keberhasilan pembinaan madrasah dalam melahirkan generasi yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global. “Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada keluarga besar MAN 1 Kota Bukittinggi, khususnya Grup Misykah Voice yang telah mengharumkan nama madrasah, Kota Bukittinggi, bahkan Indonesia di tingkat internasional. Ini membuktikan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan dan akademik, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang berprestasi dalam seni dan budaya. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya,” ungkapnya.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi ini juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pelatih, pembina, orang tua, dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh dalam perjalanan prestasi ini. Prestasi Misykah Voice menjadi bukti nyata bahwa dari madrasah lahir generasi hebat yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu membawa nama bangsa ke panggung dunia. (Syafrial)
Berita Terkait :



Facebook Comments