Madinah, SuhaNews | Jamaah haji Kloter PDG 14 melaksanakan ziarah sejarah di sejumlah lokasi bersejarah di sekitar Masjid Nabawi, Madinah, sebagai bagian dari penguatan pemahaman spiritual dan napak tilas perjuangan dakwah Rasulullah SAW. Kegiatan ini dipandu dan di inisiasi langsung oleh pembimbing ibadah kloter, Hj. Tri Andriani Djusair.
Dalam keterangannya, Minggu 14 Juni 2026 Hj. Tri Andriani Djusair menyampaikan bahwa ziarah ini tidak hanya menjadi perjalanan fisik, namun juga sarana memperdalam makna sejarah Islam serta mengenang perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat dalam menegakkan agama Allah.
“Ziarah di sekitar Masjid Nabawi ini menjadi momentum bagi jamaah untuk mengenang sejarah perjuangan Rasulullah SAW sekaligus mengambil hikmah dari setiap tempat yang dikunjungi,” ujarnya.
Adapun lokasi yang dikunjungi jamaah di antaranya adalah Masjid Gamamah, sebuah masjid bersejarah yang berada tidak jauh dari Masjid Nabawi. Kata Gamamah sendiri berarti awan. Di tempat ini, Rasulullah SAW pertama kali melaksanakan shalat istisqa’ saat Kota Madinah dilanda musim kemarau panjang. Jamaah juga melaksanakan shalat tahiyatul masjid sebagai bentuk penghormatan terhadap tempat bersejarah tersebut.
Berita terkait :
- Ketuk Pintu per Lantai, Petugas Kloter 14 Padang Pastikan Jemaah Tuntaskan Thawaf Ifadhah
- Jemaah Kloter 14 PDG Tuntaskan Armuzna, 55 Orang Pilih Nafar Tsani
- Jemaah Kloter 14 PDG Terima Uang Saku 100 Riyal dari Andre Rosiade
Perjalanan dilanjutkan ke Masjid Abu Bakar, lokasi yang diyakini sebagai tempat Rasulullah SAW pertama kali melaksanakan shalat Idulfitri. Tradisi tersebut kemudian dilanjutkan oleh Khalifah Abu Bakar Ash-Shiddiq, sehingga masjid ini menjadi salah satu simbol kesinambungan kepemimpinan Islam pasca wafatnya Rasulullah SAW.
Selanjutnya, jamaah mengunjungi Masjid Ali bin Abi Thalib yang memiliki desain sederhana dengan dominasi warna putih serta kubah dan menara berbentuk pensil. Arsitektur masjid ini melambangkan nilai ilmu pengetahuan dan kesederhanaan yang menjadi karakter kepemimpinan Ali bin Abi Thalib RA.
Ziarah kemudian ditutup di Tsaqifah Bani Saidah, sebuah tempat beratap yang memiliki nilai sejarah penting dalam perjalanan umat Islam. Lokasi ini menjadi tempat berkumpulnya kaum Anshar untuk bermusyawarah menentukan pemimpin umat setelah wafatnya Rasulullah SAW. Di tempat inilah, Abu Bakar Ash-Shiddiq dibaiat sebagai khalifah pertama penerus kepemimpinan Rasulullah SAW.
Suasana ziarah berlangsung penuh kekhusyukan. Jamaah tampak antusias menyimak penjelasan sejarah yang disampaikan pembimbing ibadah, seraya memanjatkan doa dan refleksi atas perjuangan Rasulullah SAW dan para sahabat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan jamaah tidak hanya memperoleh pengalaman spiritual selama di Tanah Suci, tetapi juga mampu membawa pulang nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tanah air. (*/Syafrial)
Berita Terkait :
- Anak Onta Bergelantungan di Leher Jemaah Haji Kloter 9 PDG
- Sukacita dan Pelukan Rindu Sambut Jemaah Haji Kab Solok di Islamic Center
- Disambut Kakanwil Kemenhaj, Jemaah Kloter PDG 09 Dijamu Walikota Solok
- Tinggalkan Makkah, Jemaah Haji Kloter 9 PDG Pulang ke Ranah Minang
- Tawaf Wada’, Jemaah Haji Solok Raya Berlinang Air Mata di Depan Ka’bah
- Koper Jemaah Haji Solok Raya Ditimbang, Maksimal 32 Kg
- Disambut Walikota Hendri Anis, 2 Jemaah Haji Padang Panjang Tinggal Ditanah Suci
- Kabar Duka dari Tanah Suci, Dokter Kloter UPG 38 Wafat di Makkah
- Kunjungi Thaif, Jemaah Haji Solok Raya Kenang Perjuangan Rasulullah
- Rukun Haji Telah Selesai, Ini Pilihan Wisata Ziarah di Makkah
- Nikmati Kota Makkah, Jemaah Haji Solok Naik Kereta Gantung Thaif
- Jadikan Masa Menunggu Jadwal Pulang ke Tanah Air untuk Training Diri Sebagai Pribadi Yang lebih Baik
- Ba’dal Umrah, Bakti dan Bukti Cinta Anak ke Orangtua di Tanah Suci



Facebook Comments