43 Pramuka MAN 2 Bukittinggi Resmi Sandang Bantara

Bukittinggi, SuhaNews | Sebanyak 43 anggota Pramuka Penegak MAN 2 Kota Bukittinggi berhasil menyelesaikan Perkemahan Pengambilan Bat Bantara yang digelar selama dua hari, 21–22 Juni 2026, di Tapian Ratu Camp, Kabupaten Agam. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pembentukan karakter, kemandirian, serta jiwa kepemimpinan para peserta sebelum resmi menyandang tingkatan Penegak Bantara.

Perkemahan yang merupakan agenda tahunan wajib bagi anggota Pramuka Penegak tersebut dirancang untuk menguji kemampuan fisik, mental, spiritual, dan keterampilan kepramukaan peserta dalam memenuhi Syarat Kecakapan Umum (SKU) Penegak Bantara.

Turut hadir mendampingi kegiatan, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Wedi Nofrian, Pembina OSIM Bidang Organisasi Irsyadul Hamdi dan Efa Zariani, Pembina Pramuka Fikriatul Irdina A., serta guru pendamping Suci Mairozasya, Siti Halimah, Puti Nilam Permata Indah, dan Ali Afdal.

Ketua Panitia Pelaksana, Rean Alfrialdi, menjelaskan bahwa kegiatan tidak hanya berfokus pada keterampilan bertahan hidup di alam, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan kepemimpinan melalui berbagai tantangan yang harus diselesaikan secara kelompok.

“Kami fokus pada pembentukan karakter. Peserta mengikuti penjelajahan alam, navigasi darat, hingga berbagai simulasi pemecahan masalah. Melalui kegiatan ini mereka belajar menekan ego pribadi dan mengedepankan kerja sama tim,” ungkap Rean.

Selain mengikuti berbagai aktivitas lapangan, peserta juga mendapatkan pembekalan materi wawasan kebangsaan, keagamaan, dan kepemimpinan yang disampaikan oleh para pembina serta pemateri yang berpengalaman di bidangnya.

Suasana penuh makna terasa saat malam puncak perkemahan yang diisi dengan upacara api unggun. Di tengah suasana alam yang tenang, seluruh peserta kembali mengikrarkan Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka sebagai bentuk penguatan komitmen terhadap nilai-nilai kepramukaan, bangsa, dan negara.

Mewakili Kepala MAN 2 Kota Bukittinggi, Waka Kesiswaan Wedi Nofrian yang juga bertindak sebagai Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (Kamabigus) menyampaikan apresiasi atas semangat dan ketangguhan para peserta selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

BACA JUGA  Membanggakan, Siswa MTsN 1 Pasaman Wakili Sumbar di Ajang KSM Nasional

“Menjadi seorang Penegak Bantara berarti siap memikul tanggung jawab yang lebih besar. Kalian adalah motor penggerak kebaikan di madrasah maupun di tengah masyarakat. Terapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama perkemahan ini dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.

Kegiatan ditutup dengan upacara pelantikan dan penyematan Tanda Kecakapan Umum (TKU) Bantara pada Senin pagi. Momen tersebut berlangsung haru dan penuh kebanggaan ketika para peserta secara resmi dinyatakan lulus dan berhak menyandang tingkatan Penegak Bantara.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Kota Bukittinggi berharap lahir generasi muda Pramuka yang disiplin, berkarakter, berjiwa pemimpin, serta siap menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi madrasah, masyarakat, dan bangsa. (YZ/Syafrial)

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News