SuhaNews – Setelah terperangkap selama 34 jam di bawah reruntuhan gedung di Kota Izmir, Turki, Seorang kakek berusia 70 tahun berhasil dievakuasi pada Minggu (1/11)
Gempa yang berkekuatan 7 magnitudo mengguncang barat Turki dan timur Yunani. Gempa yang terjadi Laut Aegean ini menewaskan 51 orang dan melukai 885 orang lainnya.
Seorang kakek yang diketahui bernama Ahmet Citim ini ikut terjebak dan berhasil dievakuasi dari reruntuhan saat tengah malam dan langsung dibawa ke rumah sakit.
Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca menulis di akun Twitter-nya menyebut kakek tersebut mengatakan tidak pernah kehilangan harapan untuk diselamatkan.
Gempa tersebut juga disusul tsunami kecil di distrik Seferihisar, Izmir dan di pulau Samos
Turki memiliki banyak bangunan tua dengan konstruksi baru, hal ini menyebabkan kerusakan serius dan kematian ketika gempa bumi melanda.
Wakil Presiden Turki Fuat Oktay mengatakan 26 gedung yang rusak parah akan dibongkar. “Bukan gempa bumi yang membunuh tapi bangunan,” kata Oktay saat dikutip dari Kumparan Minggu (1/11/2020).
Presidensi Pengelolaan Bencana dan Kedaruratan Turki (AFAD) mengatakan lebih dari 5.700 personel telah dikerahkan untuk penyelamatan warga, bantuan darurat, distribusi makanan, dan pengendalian kerusakan bangunan.
Gempa terjadi ketika Turki berhadapan dengan pandemi virus corona yang telah menginfeksi lebih dari 375 ribu orang dengan lebih dari 10 ribu kematian.
Sumber: indeksnews.com
Baca juga:



Facebook Comments