Padang, SuhaNews – Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok menggelar pelatihan persiapan penerapan pembelajaran daring guru SMP Kabupaten Solok pada pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran covid-19 selama tiga hari, 9-11 November 2020 di Rocky Hotel Padang.
“Jangan sampai ada kluster sekolah penyebaran Covid-19 jika dilaksanakan pembelajaran tatap muka,” ujar Bupati Solok, H. Gusmal, Senin (9/11) saat membuka acara.
Kabupaten Solok, jelas Bupati Gusmal, sudah masuk zona orange penyebaran Covid-19 karena kasus konfirmasi terus bertambah. Hingga sekarang sudah 317 orang yang terpapar corona, sebanyak 10 orang diantaranya meninggal dunia.
“Ciptakanlah pembelajaran daring yang efektif dan efisien selama masa pandemi,” ujar Bupati Gusmal.
Sekalipun belum ada pembelajaran tatap muka, jelas Gusmal, tetapi pembelajaran harus tetap berjalan. Ikutilah perubahan sosial yang terjadi dalam dunia pendidikan. Bagaimanapun Covid-19 memberikan pengalaman berharga kepada kita semua.
“Sekarang kita makin menguasai teknologi informasi dan budaya baru dalam pembelajaran,” jelas Gusmal.
Diakuinya, bukan hanya guru, orang tua dan siswa pun sudah menghubunginya melalui telepon dan penyataan langsung jika pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan. Namun jika dilakukan, dikhawatirkan muncul klaster baru penyebaran Covid-19.
‘Jangan sampai ada kluster baru penyebaran Covid-19 di Kabupaten Solok,” jelas Gusmal di hadapan 40 peserta pelatihan pembelajaran daring.
Bupati berharap agar guru terus belajar dan menyiasati bagaimana pembelajaran pada masa pandemi ini bisa tetap terlaksana dengan baik, sehingga para siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan dengan baik.
Dalam pembukaan ini, Bupati Solok didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, H. Zulkisar, Sekdis Sukiman Agus, Kabid Pembinaan SMP Nila Kesumawati, Kabag Humas Syofiar Syam dan narasumber kegiatan.
Dalam pelatihan selama tiga hari ini, para peserta disuguhkan materi penggunaan aplikasi mindmaplelite dalam menyusun RPP, merancang RPP sesuai dengan kurikulum darurat, merancang pembelajaran di SMP, dan penilaian pembelajaran daring. Wewe
Baca juga:



Facebook Comments