12 Warga Kabupaten Solok Terkonfirmasi Covid-19, Total Siudah 1.067 orang,

Arosuka, SuhaNews – Sebanyak 12 warga Kabupaten Solok terkonfirmasi Covid-19, totalnya sudah 1.067  orang, yang terdiri atas karantina mandiri 101 orang, dirawat 18 orang, meninggal 25 orang dan sembuh 923 orang.

“Pemeriksaan spesimen sudah dilakukan sebanyak  12.420 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Jumat (9/4/2021)  di Arosuka

Zonasi daerah di Sumatera Barat pada minggu ke-56, 04  s/d 10 April  2021, tambah Syofiar Syam, Kabupaten Solok masih masuk lagi dalam zona aranye (Resiko Sedang).

Baca juga: Covid-19 Kab Solok: 10 Warga Terkomfirmasi Lakukan Karantina Mandiri

“Kasus konfirmasi ada tambahan sebanyak 12 orang,” ujar Syofiar Syam.

Adapun 12 warga yang terkonfirmasi, yakni:

  1. Laki-laki 44 thn, alamat Nagari Talang Kec. Gunung Talang, pekerjaan tukang jahit, merupakan kontak erat dengan kasus Konfirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  2. Perempuan 46 thn, alamat Nagari Talang, Kec. Gunung Talang, pekerjaan IRT, merupakan kontak erat dg kasus kofirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  3. Perempuan 11 Tthn, alamat Nagari Talang, Kec. Gunung Talang, pekerjaan Pelajar, merupakan kontak erat dg kasus kofirmasi. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  4. Perempuan 32 thn, alamat Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah Gumanti, pekerjaan Honorer guru TK, merupakan kasus Spesimen massal guru dg gejala demam dan flu. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  5. Perempuan 33 thn, alamat Nagari Aie Dingin, Kec. Lembah Gumanti, pekerjaan honor guru TK, merupakan kasus spesimen massal guru dg gejala demam. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  6. Perempuan 37 thn, alamat Nagari Alahan Panjang, Kec. Lembah Gumanti, pekerjaan ASN guru TK, merupakan kasus spesimen massal guru dg gejala demam dan flu. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  7. Perempuan 29 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan Guru MTs Yaspi, merupakan kasus spesimen massal guru. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  8. Perempuan 35 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan Guru MTs Yaspi, merupakan kasus Spesimen massal guru> Yang bersangkutan karantina mandiri.
  9. Perempuan 59 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, pekerjaan guru SD, merupakan kasus spesimen massal guru dg gejala batuk. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  10. Perempuan 56 thn, alamat Nagari Salayo, Kec. Kubung, pekerjaan ASN SMP Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi dg gejala demam dan tenggorokan kering. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  11. Perempuan 48 thn, alamat Nagari Koto Baru Kec. Kubung, pekerjaan ASN SMP Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi dg gejala batuk dan pilek. Yang bersangkutan karantina mandiri.
  12. Perempuan 57 thn, alamat Nagari Ppanyakalan, Kec. Kubung, pekerjaan ASN SMP Kubung, merupakan kasus spesimen massal guru dg gejala demam, flu, nyeri ulu hati, mual dan sakit kepala. Yang bersangkutan karantina mandiri.
BACA JUGA  Bupati Solok dan Athari Gauthi Ardi Temu Ramah dengan Masyarakat Aie Dingin

“Kasus konfirmasi sembuh ada tambahan sebanyak 2 orang,” jelas Syofiar Syam.

Dua warga yang dinyatakan sembuh setelah pemeriksaan spesimen 2 kali dengan hasil negatif, yakni Perempuan 26 thn, alamat Nagari Taruang-taruang, Kec. IX Koto Sei Lasi, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, Karantina mandiri, dan Perempuan 53 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, merupakan kasus suspek, Karantina mandiri. (Wewe)

Baca juga: Covid-19 Kabupaten Solok: Bertambah 10 Orang, Total 1.045 Terkonfrimasi

Facebook Comments

Google News