Bukittinggi, SuhaNews – Sejumlah Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bukittinggi mengadakan perjalanan kerja ke Kota Yogyakarta dan Kota Solo 15 s/& 18 September 2022. Rombongan di dampingi langsung Kakan Kemenag, H. Eri Iswandi dan Kakan Kesbangpol, Nenta Oktavia.
Hari pertama kunjungan di Kota Yogyakarta, rombongan disambut Kakan Kesbangpol bersama dengan sejumlah pengurus FKUB Kota Yogyakarta. “Atas nama pemerintah daerah Kota Yogyakarta kami mengucapkan selamat datang dan selamat menikmati Kota Yogyakarta sekaligus meneruskan informasi kepada masyarakat Bukittinggi. Mudah-mudahan pertemuan ini bisa mendapatkan berkah dalam rangka menjaga dan merawat kerukunan,” tuturnya.
“Yogyakarta dengan Bukittinggi agak mirip, Kota kecil yang di huni penduduk multi etnis. Kesbangpol bersama FKUB telah melakukan berbagai kegiatan dalam merawat kerukunan. Fkub Kota Yogyakarta menjadi pilar dalam menjaga kerukunan yang menaungi 6 Agama, selalu mengumpulkan tokoh agama untuk diskusi dan Kita juga sudah membentuk FKUB Junior, kita membentuk kelurahan kerumunan, pentas seni budaya lintas agama dan pemberian Aword,” jelasnya
Hari kedua, 16 September 2022 di Kota Solo rombongan disambut Ketua FKUB, Muhammad Nashuri. “Ahlan Wa Sahlan dan mohon maaf atas tidak lengkapnya kepengurusan dalam menyambut bapak ibuk,” katanya mengawali pertemuan.
Jelasnya lagi, pengurus FKUB Kota Solo sangat solit dalam menjaga dan merawat kerukunan, selalu memberikan edukasi kepada semua pihak dan membentuk kepengurusan sampai ke lima kecamatan serta kan di teruskan sampai tingkat kelurahan sebagai kontrol dan monitoring terkait toleran dan intoleran. “Kita selalu mengadakan diskusi dalam mengedukasi masyarakat tentang moderasi beragama. Setiap permasalahan kecil cepat diselesaikan biar tidak sampai membesar,” katanya lagi.
Kepala Kemenag Kota Bukittinggi, H. Eri Iswandi menyampaikan pemerintah melalui Kementerian Agama dan Kesbangpol selalu bersinergi dan memberikan dana hibah untuk operasional FKUB untuk kelancaran dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai wahana komunikasi, mediasi, dan media harmonisasi dalam mengomunikasikan terkait kerukunan dan pelaksanaan kegiatan keagamaan. Yal
BErita Terkait :



Facebook Comments