Hj. Delmaria; Kalau Ada Pelayanan Haji Kurang Memuaskan Laporkan pada Komisi VIII DPR RI

Koto Baru, SuhaNews – Anggota Komisi VIII DPR-RI, Hj. Delmaria mengatakan jika ada nanti pelayanan terhadap jamaah haji yang kurang memuaskan, laporkan pada DPR.

Hal ini disampaikan oleh Hj. Delmaria yang memberikan manasik pada Jamaah Haji Kabupaten Solok, Selasa (16/5) di Islamic Center Koto Baru.

Sebelumnya Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk tahun ini jamaah haji Kabupaten Solok yang sudah menyelesaikan seluruh administrasi sebanyak 148 orang.

“Kemudian dengan adanya tambahan kuota sebanyak 8.000 orang secara nasional, Kabupaten solok mendapat tambahan sebanyak 25 orang yang sekarang dalam proses pelunasan dan administrasi. Semoga yang 25 orang ini melunasi dan berangkat tahun ini,” sampai H. Zulkifli.

Kakan Kemenag juga melaporkan bahwa Jamaah Haji Kabupaten Solok tergabung dalam Kloter 14 Embarkasi Padang bersama jamaah dari kota Solok, kota Sawahlunto dan kota Padang, yang dijadwalkan masuk asrama haji Minggu (18/6) dan berangkat menuju tanah suci Senin (19/6).

Menutup laprannya, H. Zulkifli menyampaikan bahwa pertemuan dengan anggota Komisi VIII DPR RI ini adalah bagian dari 10 kali manasik yang diberikan Kementerian Agama pada jamaah jelang keberangkatan.

“Semoga dengan pertemuan ini nanti jamaah Kabupaten Solok khususnya dan Sumbar umumnya diberi perhatian khusus oleh Hj. Delmaria selaku anggota DPR yang kebetulan asli dari nagari Cupak kabupaten Solok,” pungkas Kakan Kemenag.

Hj. Delmaria anggota DPR RI asal Cupak yang kini duduk di DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Utara membagikan kisahnya yang memulai karir di Kantor Departemen Agama Kabupaten Solok yang sekarang telah berganti nama menjadi Kantor Kemenag Kabupaten Solok.

Pensiunan Kementerian Agama yang sempat menjadi Ketua Dekranasda Kota Sibolga selama dua periode ini serta anggota DPRD Sumatera Utara, sebagai bagian dari keluarga Kementerian Agama, ia akan memperjuangkan pembangunan keagamaan.

BACA JUGA  BKSDA Sumbar Belum Terima Laporan Adanya Lumba-lumba Terdampar di Kota Pariaman

“Sebagai orang Minang yang punya kepedulian tinggi pada agama dan pendidikan, saya akan perjuangkan pembangunan keagamaan baik infrastruktur maupun SDM,” ujar Delamria.

Kemudian masalah pelayanan haji tahun 2023 yang mengusung tema Haji Ramah Lansia, DPR Ri dan Pemerintah telah sepakat untuk mengutamakan dan memberikan kemudhan bagi jamaah lansia dalm semua lini pelayanan penyelenggaraan haji.

Untuk itu ia mengajak jamaah untuk ikut mengawal pelayanan petugas dengan memberikan informasi dan laporan jika ada pelayanan yang tidak memuaskan atau tidak memenuhi standar sebagaimana yang ditetapkan.

“Nantinya Komisi VIII akan menyikapinya dengan Kemenag dan petugas penyelenggara haji untuk perbaikan dan peningkatan maupun evaluasi kedepannya nanti,” sebut Delmaria.

Menutup arahannya, Delamaria mengajak jamaah untuk mempersiapkan diri dengan menjaga fisik jelang keberangkatan ke tanah suci serta memantapkan ilmu ibadah yang didapat selam manasik, baik manasik di KBIH maupun manasik sepanjang tahun dengan Kementerian Agama.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kemenag kabupaten Solok, Sesmadewita yang mendampingi Kakan Kemenag dalam acara ini menyampaikan bahwa untuk tahun ini Jamaah Haji Kabupaten Solok yang masuk kategori lansia memiliki rentang usia 60-65 tahun sebanyak 25 orang.

Usia 66-70 tahun sebanyak 30 orang, usia 71 – 80 tahun sebanyak 23 orang serta usia 82-85 tahun sebanyak 11 orang.

Sedangkan untuk jamaah kuota tambahan menunggu kepastian pelunasan dari jamaah yang masuk daftar dan sudah disampaikan kepada yang bersangkutan. Fendi

Berita Terkait :

BACA JUGA  Selamat, Rinalfi Sandang gelar Doktor Administrasi Pendidikan

delmaria delmaria delmaria delmaria 

Facebook Comments

Google News