BKSDA Evakuasi Harimau Sumatra dari Perkebunan Kelapa Sawit di Pasaman Barat

harimau
SuhaNews – Kanti Marama, seekor harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumaterae) yang berkeliaran di area perkebunan kelapa sawit PT Pasaman Marama Sejahtera (PMS) Kabupateb Pasaman Barat berhasil diselamatkan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar), Senin (19/7).

“Harimau Sumatera masuk ke dalam ‘boxtrap’ (perangkap) yang dipasang BKSDA,” kata Kepala Balai KSDA Sumatera Barat, Ardi Andono, Senin di Simpang Empat.

Baca juga: Harimau Sumatera Diduga Terkam 7 Ekor Anjing Milik Warga Tigo Koto Silungkang

BKSDA dibantu oleh Bupati Pasaman Barat, PT. PMS, kepolisian, TNI, tokoh adat dan masyarakat sekitar dalam penanganan satwa liar ini.

“Sesuai SOP, BKSDA mengevakuasi satwa dari lokasi menuju ke Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK) Bukittinggi untuk dilakukan observasi,” ujar Ardi Andono.

Harimau Sumatera ini, jelas Ardi Andono, muncul di area perkebunan kelapa sawit milik PT. Pasaman Marama Sejahtera (PMS) di Sungai Aur kabupaten Pasaman Barat pada, Rabu (14/7).

“Usai menerima laporan dari masyarakat, BKSDA segera melakukan penanganan dengan memasang perangkap,” jelas Ardi Andono.

Kemunculan satwa itu direkam melalui gawai pekerja di lokasi dan beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat satwa dilindungi ini terlihat mengikuti kendaraan yang digunakan pekerja dari arah belakang dan kemudian menghilang dalam semak-semak kebun kelapa sawit.

“BKSDA memutuskan untuk mengevakuasi satwa dengan menggunakan dua unit kandang jebak karena pengusiran dan penggiringan ke dalam hutan tidak mungkin dapat dilakukan,” terang Ardi Andono sebagaimana dilansir dari laman indeksnews.com.

Pimpinan PT PMS Frenzy Marwan mengatakan bahwa dalam satu bulan ini, harimau tersebut terlihat beberapa kali di dalam area perkebunan.

“Terima kasih kepada BKSDA yang berhasil mengevakuasi harimau Sumatera ini, sehingga pekerja kembali nyaman dalam menjalankan aktivitasnya,” jelas Frenzy Marwan. (*)

BACA JUGA  Hendri Septa Resmikan Pondok Tahfiz Dar Al Madinah di Pagambiran

Baca juga: Damkar Payakumbuh Evakuasi Ular Piton Sepanjang 3 Meter dari Taman Ratapan Ibu

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumya7 Ekor Hewan Kurban Dipotong di Masjid Jihad Parak Gadang Selayo
Artikel berikutnyaTradisi Manampuang, Cara Unik Pembagian Daging Kurban di Sitingkai