Boleh Daftar Haji Kembali, Ini Persyaratan yang Mesti Dipenuhi

Boleh Daftar Haji Kembali, Ini Persyaratan yang Mesti Dipenuhi
Pasaman, SuhaNews – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman membentang kegiatan Sosialisasi Pendaftaran dan Pembatalan Haji Reguler di aula KUA Kecamatan Lubuk Sikaping Senin (4/7).

Acara dibuka resmi oleh Pelaksana tugas Kepala Kantor Kemenag Pasaman Sulpan Amri ia mengapresiasi serta menganggap penting kegiatan yang digelar seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) tersebut.

Menurutnya bermuatan tujuan memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang tata cara pendaftaran serta pembatalan haji regular dengan dasar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 dan Kepdirjen PHU Nomor 130 Tahun 2020.

Menurut Sulpan pentingnya sosialisasi sehari digelar, juga sebagai bagian dari upaya Kementerian Agama memberikan informasi yang kredibel sesuai dengan regulasi serta kebijakan Pemerintah dan diperlukan oleh masyarakat.

Lanjutnya, maka sosialisasi ini menjadi upaya untuk memberikan informasi yang benar. Apalagi pada era media sosial saat ini banyak berkembang informasi haji yang multitafsir ditengah masyarakat sehingga tidak jarang melahirkan polemik dan ungkapan-ungkapan miring.

Kakan meminta agar peserta sosialisasi benar-benar serius diikuti, sehingga bisa menyebarluaskan kepada masyarakat dengan baik dan benar.

Kepala Seksi PHU Edy Ridwan menyampaikan, peserta sosialisasi adalah Kepala KUA kecamatan, Penghulu dan Penyuluh Agama Islam.

Dalam sosialisasi, Edy bersama stafnya Hendri MHS menerangkan di dalam undang-undang penyelenggaraan ibadah haji dan umrah nomor 8 tahun 2019 telah menjelaskan proses pendaftaran haji regular.

Dimana, disebutkan di dalamnya Jamaah haji yang pernah menunaikan ibadah haji dapat melakukan pendaftaran haji kembali, namun setelah 10 (sepuluh) tahun sejak menunaikan ibadah haji yang terakhir.

“Untuk mendaftar harus dilakukan sendiri oleh pendaftar di kantor Kemenag dengan membawa sejumlah persyaratan yang telah ditentukan, dan mengikuti pengambilan foto secara online melalui aplikasi Siskohat”,tambah Hendri.

BACA JUGA  Serap Aspirasi Masyarakat Panyakalan, Irzal Ilyas Adakan Silaturrahmi

Selain pendaftaran, Edy mengatakan juga disampaikan ketentuan pelimpahan porsi jemaah haji regular yang diatur dalam Kepdirjen PHU.

Secara singkat Edy menjabarkan, bhawa pelimpahan porsi regular diberlakukan bagi jemaah haji yang telah terdaftar pada Kemenag namun jemaah haji yang bersangkutan meninggal dunia atau sakit permanen sebelum keberangkatan.Yusuf

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakSempat Tertahan Imigrasi Arab Saudi, 46 WNI Dipulangkan ke Indonesia
Artikulli tjetërPadang Bergoro Segera Dicanangkan, Pemko dan Masyarakat Siap Wujudkan Padang Bersih