BPN Serahkan 61 Sertifikat BMD Kota Pariaman

BPN
BPN serahkan sertifikat tanah BMD kepada Walikota Pariaman
Pariaman, SuhaNews – BPN (Badan Pertanahan Nasional) Kota Pariaman, menyerahkan 61 Sertipikat BMD (Barang Milik Daerah) dan 150 Sertipikat PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) untuk rakyat, Senin (13/12) di Aula Balaikota Pariaman.

“Target awal di Tahun 2021 sebanyak 780 sertipikat yang dikeluarkan oleh Kanwil BPN Sumbar, setelah dilakukan revisi, Kota Pariaman mendapat target 150 sertifikat,” ujar Kepala BPN Kota Pariaman, Meiven Indra.

Baca juga: Wali Kota Padang, Mahyeldi Terima Sertifikat Tanah Pasar Belimbing

Target sebanyak150 sertipikat, jelas Meiven Indra, bisa terealisasi 100 persen untuk 2 Desa, yaitu Desa Palak Aneh dan Desa Marunggi.

“Sebagaima program Presiden, Joko Widodo dalam Nawa Citanya, bahwa pada Tahun 2025 mendatang, semua ruas dan bidang tanah di Indonesia harus sudah terdafdat atau bersertifikat,” tambah Meiven Indra.

Untuk Tahun 2021 ini, jelas Meiven Indra, BPN Kota Pariaman menargetkan peta bidang tanah sebanyak 1.000 bidang, dan kita telah merealisasikan hal tersebut 100 persen,

Sedangkan dari target keseluruhan Kota Pariaman sebanyak 42.000 peta bidang tanah, yang baru dipetakan 20.983 bidang, atau 43,7 persen. Dan dari 20.983 bidang tanah tersebut, yang telah terbit sertifikat baru 16.665 bidang (34,30 persen), terangnya.

Pada tahun 2022, papar Meiven Indra, Kota Pariaman mendapat target dari Kanwil BPN Provinsi Sumatera Barat untuk PTSL ini sebanyak 10.500 bidang tanah. Untuk penerbitan sertifikat sebanyak 3.000 bidang tanah, dan hal ini hendaknya dapat dimanfaatkan oleh warga Kota Pariaman, baik dalam pengurusan pemetaan bidang tanah maupun sertifikat tanah.

Walikota Pariaman, Genius Umar menyambut baik acara yang digelar oleh BPN Kota Pariaman ini, karena Sertipikat tanah sebagai bukti kepemilikan sah atas tanah, mutlak ada untuk menghindari permasalahan sengketa tanah

BACA JUGA  Satpol PP Pantau Trantibum dan Protokol Covid-19 Dengan Sepeda

“Dengan adanya sertipikat BMD ini, maka kita dapat melaksanakan program yang ada, tanpa takut terkendala dengan permasalahan tanah, dan juga sertipikat tanah BMD ini juga dapat kita jadikan acuan untuk mensikronkan program yang sedang kita minta di pemerintah pusat,” ungkap Genius Umar.

Genius menambahkan saat ini banyak program dari Kementerian Pertanian, Kementerian kelautan dan Perikanan, kementerian Perdagangan, dan juga Kementerian PUPR yang membutuhkan syarat tanah adalah milik Pemda, sehingga program yang ada tersebut dapat kita laksanakan dan realisasikan.

“Keberadaan legalitas aset daerah berupa sertifikat, adalah hal yang sangat penting, karena dengan adanya sertifikat tersebut, maka keberadaan lahan milik daerah akan terdata dengan baik,” jelas Walikota Genius Umar.

Terkait PTSL, jelas Genius Umar, kalau sebelumnya pembuatan sertifikat tanah rakyat relatif lama, dengan PTSL ini bisa lebih cepat, asalkan semua unsur pengurusan lengkap dipenuhi, dan tentunya hal ini sangat menguntungkan sekali bagi masyarakat,” tukasnya.

Walikota meminta BPN Pariaman untuk mengeluarkan sertifikat sesuai dengan RTRW, serta melibatkan semua pihak, baik pemerintah, KAN dan ninik mamak, dalam mengurus tanah ulayat yang ada di Kota Pariaman. (*)

Baca juga: Pjs Bupati Tanah Datar Terima 14 Sertifikat Aset Milik Pemda dari BPN

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumya10,5 Juta dari DWP Kemenag Kab.Solok untuk Duka Semeru
Artikel berikutnyaDibuka Walikota, Aparatur Kelurahan di Sawahlunto Ikuti Bimtek